oleh

Hasil Audit Sudah Ada, KPK Akan Lakukan Upaya Paksa dalam Kasus Korupsi APD

JAKARTA-Hasil audit kasus dugaan korupsi pengadaan alat pelindung diri (APD) di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tahun 2020 sudah diterima KPK. Info yang diperoleh menyebutkan, anggaran APD mencapai Rp 3 triliun lebih.

Pihak KPK seperti disampaikan Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu, jika nantinya unsur pasal telah terpenuhi, pihaknya akan melakukan upaya paksa dalam perkara tersebut.

“Unsur-unsur pasalnya kita yakinkan sudah dipenuhi, kita akan segera melakukan upaya paksa,” kata Asep Guntur di Jakarta, Jumat (5/7/2024).

Pihak KPK saat ini lanjut Asep tengah memastikan kecukupan alat bukti dalam perkara dugaan korupsi tersebut. Salah satunya terkait kerugian negara akibat korupsi dalam proyek APD itu.

Dijelaskan Asep Guntur, sekarang hasil auditnya sudah selesai dan kecukupan alat bukti salah satunya dalam Pasal 2 atau Pasal 3 tentang kerugian keuangan negara. “Paling tidak kerugian keuangan negara ada hasil perhitungannya,” ujar Asep.

Sebelumnya KPK menyatakan jumlah proyek pengadaan APD mencapai Rp3,03 triliun. Dana yang cukup besar itu ditujukan untuk pengadaan lima juta set APD dalam pandemi Covid-19.

Pihak KPK juga mengaku sudah mengantongi nama tersangka, meski  belum disampaikan kepada publik. Para tersangka kasus dugaan proyek APD akan diumumkan bersamaan dengan upaya penahanan paksa yang bakal dilakukan KPK.

Tercatat kini ada tiga orang yang dicegah KPK berpergian ke luar negeri terkait dugaan korupsi mega proyek ini. Ketiga orang yang dimaksud, yakni SLN, ET dan AM keduanya dari pihak swasta. Pencegahan tidak meninggalkan Tanah Air terhadap ketiga orang itu berlaku enam bulan ke depan.(Omi/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *