oleh

Pensiunan Karyawan PT Pupuk Kaltim Korban Asuransi Jiwasraya Demo di Kementerian BUMN Tuntut Uang Pensiun Seumur Hidup

POSKOTA.CO-Sekitar 1500 pensiunan karyawan PT Pupuk Kaltim memohon kepada Manteri BUMN Erick Thohir agar mengambil alih permasalahan yang mereka alami terkait pembayaran uang pension yang tidak sesuai dengan ketentuan awal. Pasalnya uang pensiun mereka yang semula akan dibayarkan seumur hidup kini berubah menjadi hanya beberap tahun saja.

“Sebelumnya di sebuah chanel youtube Pak Menteri berjanji akan membantu para pensiunan yang menemui masalah. Makanya hari ini kami datang berunjuk rasa untuk menuntut janji tersebut,” kata Ketua Perkumpulan Pensiunan Pupuk Kaltim (PP PKT) Bowo Koentohadi di sela-sela aksi unjuk rasa di Kementerian BUMN di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat  Senin (19/09/2022).

Menurut Bowo, pihaknya berunjuk rasa mewakili 1500 pensiunan karyawan yang saat ini  merasa nasibnya kurang diperhatikan. Ada sejumlah alasan mereka berunjukrasa menuntut agar hak-haknya tetap dibayarkan seperti ketentuan awal dikarenakan.

Ketua Perkumpulan Pensiunan Pupuk Kaltim (PP PKT) Bowo Koentohadi

Setelah berorasi cukup lama akhirnya sejumlah perwakilan pengunjuk rasa diterima pihak Kementerian BUMN. Perwakilan tersebut diterima oleh Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk Zuryati Simbolon dimana perwakilan tersebut menyampaikan antara lain :

  1. Bahwa Pensiunan Pupuk Kaltim yang menjadi korban Jiwasraya semasa masih aktif menjadi karyawan telah membayar iuran bulanan kepesertaan Dana Pensiun Program Manfaat Pasti seumur hidup. Dengan demikian berdasarkan UU Dana Pensiun No.11 tahun 1992, Manfaat Pensiun yang diperoleh pensiunan tidak boleh turun dan harus diterima seumur hidup.
  2. Namun kemudian atas perintah berjenjang dari Kementerian BUMN – Pupuk Indonesia – Pupuk Kaltim telah diputuskan dalam RUPS PT Pupuk Kaltim (PKT) pada tahun 2015, Pupuk Kaltim diperintahkan untuk mengubah program pensiun dari PPMP (Program Pensiun Manfaat Pasti) menjadi PPIP (Program Pensiun Iuran Pasti).
  3. Sejak tanggal 31 Desember 2015 pembayaran manfaat pensiun dipindahkan dari Dapen-Pupuk Kaltim ke Perusahaan Asuransi yang telah ditunjuk melalui proses beauty contest yaitu PT Asuransi Jiwasraya. Selanjutnya pembayaran manfaat pensiun dikelola oleh PT Asuransi Jiwasraya.
  4. Pada tahun 2019 terjadi kemelut keuangan di PT Asuransi Jiwasraya . Untuk mengatasinya dilakukan Program Restrukturisasi Polis Jiwasraya . Program tersebut merugikan pensiunan. Namun tidak ada pilihan lain Pensiunan harus ikut dalam Program Restrukturisasi tersebut.
  5. Dalam Restrukturisasi tersebut Pensiunan dihadapkan pada 3 (tiga) pilihan (berdasarkan notulen rapat UND-84/.MBU/09/2021 tanggal 1 September 2020) yaitu :

– Opsi-1 : Tambahan premi sekaligus dibayarkan oleh Pemegang Polis untuk

mempertahankan jumlah anuitas bulanan polis eksisting.

– Opsi-2 : Manfaaf Anuitas bulanan turun sesuai besarnya nilai tunai dari Pemegang Polis melakukan top-up kekurangan pembayaran anuitas setiap bulan. Jangka waktu anuitas sesuai dengan polis eksisting (seumur hidup).

Perkumpulan Pensiunan PUPUK KALTIM (PP-PKT)

PENGURUS PUSAT

Sekretariat ; Plaza Pupuk Kaltim Gedung B Lt.2

Jln. Kebon Sirih No.6A Jakarta 10110 Telp (021) 3453559

– Opsi-3 : Besarnya manfaat pensiun bulanan tetap tetapi hanya dibayarkan

sampai jangka waktu tertentu kemudian dilanjutkan Pemegang Polis.

  1. PP-PKT memilih opsi-1,tapi Dapen-Pupuk Kaltim sebagai Pemegang Polis tidak bersedia menindak lanjuti ke PT Asuransi Jiwasraya. PP-PKT kemudian mengirim surat kepada PT Pupuk Kaltim (selaku Pendiri Dapen-Pupuk Kaltim) untuk bertanggungjawab apabila Dapen-Pupuk Kaltim pilih opsi-1,tapi tidak ditanggapi.

Jalan keluarnya Pensiunan Pupuk Kaltim, sementara terpaksa memilih Opsi-3 (manfaat pensiun tetap, tapi jangka waktu terbatas) dengan keyakinan yang tinggi bahwa Pensiunan pasti akan ditolong oleh Pemerintah melalui PT Pupuk Indonesia dan PT Pupuk Kaltim sehingga jangka waktu pensiunnya yang terbatas bisa Kembali seumur hidup lagi.

  1. Keyakinan tersebut benar adanya dengan telah dikeluarkannya Surat Menteri BUMN No. S-214/MBU/03/2021 tanggal 26 Maret 2021 yang dapat menjadi Landasan Hukum bagi BUMN dan Afiliasinya yang mampu untuk membayar Pemulihan Manfaat Pensiun bagi Pensiunannya masing-masing yang menjadi korban Jiwasraya. Besar harapan Pensiunan Pupuk Kaltim, PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama-sama dengan PT Pupuk Kaltim akan segera menindaklanjuti Surat Menteri BUMN tersebut diatas.
  2. Namun 1½ (satu setengah) tahun telah berlalu dan ternyata Dirut PT Pupuk Indonesia (Persero) selaku Pemegang Saham PT Pupuk Kaltim serta Dirut PT Pupuk Kaltim selaku Pendiri Dana Pensiun Pupuk Kaltim tidak menindak lanjuti Surat Menteri BUMN tersebut diatas.

Padahal sudah banyak BUMN lain yang telah melaksanakan Pemulihan Manfaat Pensiun bagi Pensiunannya masing-masing, diantaranya PT KAI, Perumnas, PT Semen Indonesia, PT Semen Padang, Bukit Asam dll.

  1. 1.500 orang Pensiunan Pupuk Kaltim akhirnya memohon kepada Menteri BUMN untuk mengambil alih dari PT Pupuk Indonesia (Persero) permasalahan “Pemulihan Manfaat Pensiun Bagi Pensiunan Karyawan PT Pupuk Kaltim Korban Jiwasraya” melalui surat kepada Menteri BUMN No 02/PP-PKT/VII/2022 tanggal 18 Juli 2022 dan No 03/PP-PKT/VIII/2022 tanggal 29 Agustus 2022 supaya harapan Pensiunan untuk kembali mendapatkan pensiun seumur hidup dapat terwujud.

Setelah menerima pesan tersebut pihak Kementerian BUMN berjanji akan memfasilitasi pertemuan perwakilan para pensiunan dengan  pihak PT Pupuk Indonesia dan Pupuk Kaltim. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *