POSKOTA.CO-Pusat Pelatihan Profesi Kepariwisataan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Parekraft ) DKI Jakarta bekerja sama dengan LSPP3 Pariwisata Maestro Indonesia menggelar Uji Sertifikasi Kompetensi Profesi bagi para karyawan industry dibidang pariwisata , khususnya industry perhotelan dan restoran. Uji Sertifikasi Kompetensi diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai hotel dan restoran di wilayah DKI dan sekitarnya.
“Pajak perhotelan dan restoran menduduki peringkat ketiga dari PAD DKI Jakarta,” kata Kepala Pusat Pelatihan Profesi Kepariwisataan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Parekraft ) DKI Jakarta Jehezekiel TJ Ziliwu atau panggilan Akrab Pak Jack di seusai membuka kegiatan uji kompetensi di Hotel Bidakara, Jakarta Selasa (19/07/2022).
Menurut dia, melihat besarnya sumber pemasukan dari pajak hotel dan restoran ini maka Dinas Pariwisata DKI Jakarta menaruh perhatian khusus untuk sektor usaha ini. Untuk itulah pihaknya menilai peningkatan kompetensi SDM yang bekerja di sektor ini perlu terus ditingkatkan.
“Hari ini kami bekerja sama dengan LSPP3 Pariwisata Maestro Indonesia dan PHRI DKI Jakarta menggelar uji kompetensi bagi mereka yang bekerja di bidang perhotelan dan restoran. Semoga kedepan pelayanan sektor perhotelan dan restoran semakin baik sehingga bisa menjadi sumber pemasukan yang baik pula bagi Pemprov DKI,” tambah Jack.

Sementara itu Mesra Betty Yel Direktur LSPP3 Pariwisata Maestro Indonesia didampingi Kabid Sertifikasi, Gustiyan mengungkapkan, kegiatan uji kompetensi profesi ini antara lain bertujuan untuk pengembangan SDM bagi para pekerja hotel dan restoran.
“Sebagai respon atas pesatnya perkembangan di bidang revolusi industri 4.0 kami melakukan pelatihan dan uji kompetensi dibidang pelayanan digital. Terutama dalam pelayanan paperless,” ujar Betty.
Dalam pelatihan dan uji kompetensi ini para pekerja diharapkan mampu memiliki kompetensi yang tersertifikasi di bidang masing-masing yang diakui di tinggkat nasional, ASEAN, maupun ASIA.
Sertifikat yang diberikan oleh LSPP3 Pariwisata Maestro Indonesia ini nantinya akan dikeluarkan oleh BNSP sebagai badan nasional resmi yang ditunjuk oleh pemerintah dalam mensertifikasi seluruh pekerja di semua sektor bidang industri. Termasuk bidang industri pariwisata.
Uji kompetensi yang dilaksanakan meliputi bidang Receptionist, Room Attendant, Waiter/s, FO Supervisor, Supervisor Floor, Publik Area, Baker, dan Bellboy. Kegiatan rencananya akan dilaksanakan sampai Bulan September 2022. Jumlah asesi/peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai lebih dari 750 peserta dengan berbagai skema bidang yang diujikan.
Wakil Ketua Kebijakan Publik dan Komunikasi PHRI DKI Jakarta Lisa Sanjoyo gembira dengan adanya uji kompetensi bagi para pekerja perhotelan dan restoran yang diadakan Dinas Pariwisata DKI Jakarta ini. Sebab dengan meningkatnya keterampilan mereka diharapkan berimbaas pada produktifitas usaha sector perhotelan dan restoran nanti.
“Sampai saat ini kami memiliki sekitar 660 anggota dengan jumlah karyawan sekitar 5000 orang. Dengan mulai bangkitnya kembali perekonomian kami berharap mereka semua bisa kembali beraktifitas seperti sebelum Covid-19 yang sempat membuat industry pariwisata sangat terpukul,” kata Lisa. (*/fs).







Komentar