POSKOTA.CO – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengajak masyarakat untuk bangga dan mau menggunakan produk dalam negeri. Hal itu disampaikan Sandiaga dalam sambutan secara virtual Pameran Interior and Craft (ICRAFT) 2022 yang berlangsung di Cendrawasih Room Jakarta Convention Center (JCC) pada 13-17 April 2022.
Pameran ICRAFT 2022 merupakan hasil kerjasama PT Adiwastra Mitra Kinarya dengan Yayasan Roemah Kerajinan Indonesia (ROEKI) . Mengambil tema “Kriya Indonesia dalam Era Ekonomi Digital”, pameran diikuti pelaku UMKM dari 9 propinsi dengan 123 stand.
Menurut Sandiaga, kriya adalah salah satu unggulan produk kreatif Indonesia yang memiliki kontribusi besar terhadap PDB sekitar 15 persen. Pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras para perajin lokal yang mampu mengesplorasi keanekaragaman budaya dan sumber alam yang melimpah.
“Saya kira ini sangat membanggakan. Karena itu mari kita bangkitkan asa para pelaku industri kreatif terutama kriya dengan cara bangga dan mau menggunakan produk lokal,” kata Sandiaga.
Pada kesempatan yang sama, Moeldoko menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan ICRAF 2022 setelah dua tahun tidak hadir akibat pandemi Covid-19. Pameran ICRAF 2022 ini merupakan pameran ke-20 sejak ICRAF pertamakalinya digelar pada 2001.
“Saya berharap protokol kesehatan dijaga sangat ketat baik oleh penyelenggara, peserta maupun pengunjungnya,” tegas Moeldoko.
Menurutnya, pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga berdampak pada sektor ekonomi termasuk pelaku UMKM. Banyak pameran yang dibatalkan dan itu menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.
Karena itu pada pascapandemi, Moeldoko berharap pelaku UMKM tidak hanya memanfaatkan pasar offline tetapi juga melalui marketplace. “Digitalisasi menjadi solusi tepat untuk menghubungkan UMKM dan para pembelinya. Digitalisasi ini memungkinkan pelaku UMKM merambah pasar yang lebih luas tidak hanya skala nasional tetapi juga internasional,” katanya.
Sementara itu, Irvan Mahidin Sukamto, Chief Executive Officer PT Gemalindo Kreasi Indonesia sebagai pelaksana pameran menjelaskan ICRAFT 2022 melibatkan para pelaku industri kreatif dari 9 provinsi di Indonesia. Dari 123 stand yang ada, 99 persen merupakan peserta mandiri atau individual dan lainnya merupakan BUMN.

“Mereka sudah kangen untuk berpameran setelah dua tahun tidak bisa berpameran akibat pandemi,” katanya.
Meski digelar di tengah pandemi, Irvan optimis ICRAFT 2022 akan dikunjungi oleh masyarakat mengingat bersamaan dengan datangnya bulan Ramadhan, tentu masyarakat membutuhkan baju-baju untuk persiapan Idulfitri. Targetnya, pameran yang digelar selama 3 hari penuh dapat mencatat transaksi antara Rp9 miliar hingga Rp10 miliar.
Edith Ratna Soerjosoelarso, Ketua Penyelenggara Pameran ICRAFT 2022 menjelaskan pameran ICRFAT kali ini menampilkan 2 ikon yaitu karya F Widayanto, seorang keramikus Indonesia yang terpopuler masa kini dan Winnie Pontjo Sutowo dengan koleksi tenun Indonesia timur. Selain itu pameran ICRAFT 2022 juga menampilkan berbagai jenis produk kreatif interior, furniture, dan kerajinan.
“Kami berharap pameran ini dapat meningkatkan momentum kebangkitan kriya Indonesia dalam era ekonomi digital,” katanya.
Ditetapkannya batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia diharapkan juga dapat menjadi salah satu lokomotif yang mampu menarik gerbong kriya Indonesia ke dalam pasar global, selaras dengan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia atau GBBI. (fs)








Komentar