oleh

Pemerintah agar Lebih Keras Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

POSKOTA.CO-Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS Anis Byarwati meminta harus lebih keras lagi  dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Pasalnya hinga saat ini pertumbuhan 6-7 persen masih jauh dari target yang ditetapkan.

“Tidak bisa pemerintah  mengklaim kondisi ekonomi  terus membaik jika kenyataan di lapangan kondisinya jauh dari yang diungkapkan,” kata  Anis saat berkunjung ke Yayasan Pulo Kambing di Jakarta Timur, Jumat (23/4/21)

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati

Menurut Anis, ekonomi pada kuartal 2021 itu diakui cendrung lebih baik dari tahun sebelumnya pada masa pandemi ini. Namun hal itu  bukan merupakan perbaikan ekonomi secara menyeluruh dan nasional.

Selama ini pemerintah mengatakan bahwa target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan antara 6-7 persen. Namun nyatanya sebelum pandemi saja pertumbuhannya hanya sekitar  5 persen.

Politisi PKS ini meminta pemerintah harus berkerja lebih  keras lagi. Sebab salah satu hambatan pertumbuhan ekonomi saat ini lebih kepada masalah kesehatan terkait pandemi  Covid-19.

Pandemi belum tertangani dengan baik. Hal ini terlihat dengan  masih tingginya kasus yang terjadi sehingga diberlakukan  larangan mudik. Untuk vaksinpun  belum berjalan secara optimal. Saat ini yang divaksin baru 12 juta orang dari jumlah penduduk yang sekitar 250 juta orang.

“Jika penanganan pandemi belum membaik maka akan sulit diharapkan kondisi ekonomi akan segera membaik,” ujarnya.

Jadi. Kata Anis,  kuncinya memang  pandemi harus ditangani dulu dengan baik. Namun nyatanya sejauh ini hal itu  belum bisa dikatakan berhasil.

Ketua Yayasan Pulo Kambing, Jatinegara, Jakarta Timur Vera Nofita

Anis juga mengatakan, sejauh ini wanita juga menjadi korban pandemi Covid-19 akibat banyak yang  menggeluti bisinis di UMKM.  Karena itu PKS berkerja sama dengan Yayasan Pulo Kambing di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur uang dipimpin oleh Vera Nofita akan memberikan pelatihan secara bersama dalam meningkatkan kompetensi peran perempuan.

PKS bekerjasama dengan Yayasan Pulo Kambing akan mengembangkan pelatihan dan meningkatkan keterampilan bagi wanita dengan memperkuat manfaat bagi sesama. Misalnya melalui pembentukan bank sampah serta kegiatan pertaniam hidroponik.

Anis juga menyambut baik, dari pengurusan Yasayan Pulo Kambing yang memiliki kegiatan sosial ke masyarakatan dapat bergabung dengan PKS.

“Saya memyambut baik, Yayasan Pulo Kambing yang terdiri dari  para wanita tangguh untuk bergabung dan menjadi anggota  PKS untuk secara bersama mengabdi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Yayasan Pulo Kambing Vera Nofita mengaku sangat senang adanya dukungan penuh dari jajaran pengurus PKS. Dia berharap kiprah yayasan yang dipimpinnya akan semakin membesar sehingga manfaatnya akan semakin banyak dirasakan oleh masyarakat.

Selama ini sejumlah kegiatan yang dilakukan Yayasan Pulo Kambing dalam membantu meningkatkan taraf hidup ekonomi keluarga antara lain berupa pembentukan bank sampah serta pelatihan pertanian hidriponik. Bagi ibu rumah tangga yang rajin sesungguhkan sampah jika dipilah masih nilai ekonomi.

“Saya sangat gembira dengan adanya PKS yang ingin turut membantu kami dalam mengembangkan Yayasan Pulo Kambing. Diharapkan kiprah kami untuk membantu ibu-ibu yang ingin meningkatkan perbaikan ekonomi keluarnya akan semakin mudah,” ujarnya. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *