oleh

Pencegahan dan Penanggulangan Covid 19, Bakorwil Jember Perhatikan Pesantren

POSKOTA.CO – Umi Zahrok di sela-sela Kunjungan Kerja Komisi E DPRD Provinsi Jatim ke Bakorwil Jember, Selasa(16/6/2020) dalam rangkaian tugas monitoring kesiapsiagaan antisipasi pencegahan dan penanggulangan Covid 19, merasa lega bahwa kesiapsiagaan yang dikoordinasi oleh BAKORWIL Jember berjalan dengan baik khususnya ke Pesantren-pesantren InsyaAllah mendapat perhatian.

Diingatkan Umi, Saat ini semua pesantren sedang mempersiapkan kembalinya santri karena di Pesantren itu ada santri yang mukim dan ada yang tidak mukim ( santri yang rumahnya sekitar pondok pesantren ), adapun kegiatan santri diantaranya ada yang hanya mengaji kitab (madrasah diniyah dan sorogan kitab kuning), juga ada yang sekolah/madrasah (Madrasah Ibtidaiyah, SMP/Stanawiyah, Madrasah Aliyah/SMA) dan ada juga Santri kegiatannya keduanya (ngaji dan sekolah).

Kepala BAKORWIL Jember R. Tjahyo Widodo, SH. M.Hum. menjelaskan, menghadapi pandemi Covid 19, Badan Penanggulangan Bencana Daerah / BPBD melaksanakan penyemprotan Pondok Pesantren, sosialisasi bersama BKKBN. Adapun data pesantren yang sudah masuk sekitar 657 Pesantren.

Tjahyo menambahkan bahwa BAKORWIL V mengkoordinasikan beberapa Daerah Kabupaten / Kota Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi, ditambahkan Cahyo Program East Java Super Coridor (EJSC) berkedudukan di Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan Provinsi Jawa Timur (Bakorwil V Jember), bertujuan untuk memberikan kemudahan dan mendekatkan kepada masyarakat Jawa Timur.

Hadir dalam forum kunjungan kerja DPRD Jatim tersebut dan turut memberi paparan Direktur Politeknik Negeri Jember Saiful Anwar, S.Tp, MP. Dikatakan, bahwa Politek selama Covid 19 melakukan aksi sosial bansos di masyarakat berupa sembako dimana berasnya langsung beli di petani dan petani benihnya dari Politeknik. Politeknik Jember juga membantu robot desinfektan tambahnya.

Dijelaskan Saiful, bahwa petani butuh bukti, kebetulan kami dapat izin edar 1 tahun sekitar 100 ton padi, kedelai, jagung khusus serta komoditas padi benih bersertifikat, beras sehat versi Politeknik Jember. Politkenik juga produksi kopi didistribusikan pegawai dan masyarakat. (mak)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *