POSKOTA.CO-Iyan Irwandi selaku Guru Besar Perguruan Pencak Silat Paguyuban Baroedak Silat Sekolah (PBSS) Kuningan Jawa Barat mengungkapkan, keberhasilan organisasinya mengantarkan para pesilat meraih prestasi ciamik dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat ‘Wasit Juri Championship 3’ yang berlangsung di Kota Cirebon pada 25 – 27 Agustus 2023, tentu terhubung erat dengan eksistensi para pelatih. Hal tersebut disebutkannya, ketika dihubungi Poskota.co melalui WhatsApp, Senin pagi (28/08/2023).
Dia menilai keberadaan para pelatih merupakan aset berharga yang dimiliki wadah bela diri PBSS, sebab keberadaan mereka (para pelatih.red) khususnya dalam kejuaraan kali ini, telah memberikan pesan moral luar biasa dari sebuah nilai dedikasi dan loyalitas (pengabdian).
“Para pelatih tidak hanya mengorbankan waktu dan tenaga, bahkan rela berkorban materi demi suksesnya prestasi anak-anak didik,” ucapnya.
Dia sempat merinci beberapa pelatih PBSS yang mendampingi para atlet pencak silat pada kejuaraan yang berlangsung di Pusat Grosir Cirebon (PGC) itu. Diantaranya, Jajang Sujana, Gunawan Prastio, Taufik Septiyana, Agung Prasetya serta sejumlah pelatih lainnya. Turut juga andil sambung Iyan, kendanger (seniman), Arisman Coke.
Selain itu lanjutnya, kerja keras para pelatih, senior, serta official turut memberi andil besar dalam pencapaian tersebut.
“Atlet pencak silat PBSS ini sebelumnya terus dilatih secara intensif pada masing-masing tempat satuan latihan (satlat) yang telah tersebar pada sejumlah titik sekolah di seantero Kabupaten Kuningan,”terang mantan Ketua PWI Kabupaten Kuningan ini.
Untuk sekedar diketahui, PBSS Kuningan telah berhasil memborong Piala Juara Umum Kejuaraan Pencak Silat ‘Wasit-Juri Championship 3’, sehingga bertengger paling atas. Dalam kejuaraan bergengsi yang diikuti ribuan pesilat dari berbagai perguruan silat, sekolah dan perguruan tinggi tersebut, PBSS Kuningan sukses memborong prestasi.
Dengan rincian, meliputi Juara Umum ke-1 kategori Junior atau tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Juara Umum ke-2 kategori Pra Junior atau tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Juara Umum ke-3 kategori Dewasa. Selain itu, salah satu pelatihnya, Jajang Sujana dinobatkan sebagai pelatih terbaik. (Cep/fs)







Komentar