oleh

Pasar Online Lamongan Jatim Pulihkan Ekonomi Masyarakat

POSKOTA,CO-Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Lamongan Jawa Timur terus mendukung Lamongan menjadi smart city melalui Pasar Online (POL) sebuah aplikasi belanja online untuk membantu pedagang dalam menjual barang dagangan di masa pandemi seperti sekarang ini.

POL adalah aplikasi berbasis android yang bisa membantu transaksi pedagang pasar tradisional dengan konsumen tanpa harus tatap muka. Terobosan ini sangat dibutuhkan di masa pandemi seperti sekarang. POL bekerjasama dengan Bank Jatim melalui Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS) sebagai media pembayaran melalui mobile banking.

“Terobosan ini selaras dengan program Pak Bupati, bangga dengan produk Lamongan karena barang yang dijual sebagian besar hasil pelaku UMKM Lamongan,” ujar Direktur Perumda Pasar Lamongan Suhartono, Senin(31/5).

POL adalah pioneer pasar tradisional online di Jawa Timur karena fitur aplikasinya sudah lengkap layaknya e-commerce ternama lainnya. Dalam waktu dekat, POL juga akan bekerjasama dengan jasa pengiriman seperti J&T, JNE, TIKI, SI CEPAT untuk memenuhi pesanan dari konsumen luar Lamongan yang ingin berbelanja produk Lamongan.

Hartono mengatakan, pemasaran produk UMKM Lamongan ini juga dilakukan secara off line. Perumda Pasar setiap acara Minggu Ceria di Alun – Alun Lamongan selalu membuka stand produk UMKM Lamongan.

Antusias masyarakat menghadiri kegiatan itu cukup tinggi. Sehingga, sangat membantu pelaku UMKM Lamongan. Selain itu, Gerakan #Ayo Beli Produk Lamongan terus diperkuat dengan layanan layanan yang bisa dijangkau baik secara online maupun offline.

Bagi mereka yang tidak bisa datang di stand bazaar, bisa berbelanja melalui POL dengan mendownload di aplikasi playstore atau pesan melalui nomor 087868729777/08233544008.

Dijelaskan Hartono,  pemulihan ekonomi harus dilakukan mulai lini terkecil. Karena itu, selain membantu pelaku UMKM yang sangat terdampak, Pemkab Lamongan juga menggandeng pelaku jasa pengantar barang untuk membantu mengantarkan pesanan konsumen. Sehingga sinergitas yang dibangun saling menguntungkan.

POL sebagai marketplace-nya, konsumen bisa memilih jasa pengiriman sesuai keinginannya.

Suhartono menyebut ada tujuh jasa pengantar barang lokal Lamongan yang masih eksis dalam membantu memudahkan proses transaksi selama pandemi. Yakni, POL, Boss Delivery, Cak Ed Delivery, Akang Antar, Boy Delivery, CIta Delivery, dan Fay Delivery. “Ayo sama-sama kita bangkit menuju kejayaan seperti harapan kita semua,” ajaknya.

Ditambahkanya, saat ini Perumda Pasar masih menyelesaikan tugas penting dari Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Tugas untuk membangun Taman Tematik POL yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan UMKM dan kreatif milenial. Taman Tematik POL ini bisa dijadikan wisata edukasi dan ruang terbuka hijau serta wadah bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produknya. Harapannya, bisa membangkitkan geliat ekonomi warga setempat.(nurqomar/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *