oleh

Corona ‘Tahan’ Masjid Terapung di Gedebage Kota Bandung

WABAH Covid-19 atau Corona yang terjadi di belahan dunia, tak terkecuali Indonesia turut membekukan semua aktivitas manusia. Hampir tiga bulan lebih masyarakat mengurung diri di rumah demi memutus mata rantai penyebaran virus mematikan itu.

Pembekuan aktivitas selama Corona turut menjalar pada proyek raksasa pembangunan mesjid terapung Al-Jabar di daerah Gedebage, Kota Bandung. Mesjid terunik di Indonesia yang diapit Stadion Bandung Lautan Api dan Stasiun Kereta Api Cepat ini pembangunannya praktis lumpuh karena ditutup selama Corona.

Berdasarkan pemantauan di lokasi proyek mesjid yang menelan biaya ratusan miliaran, nampak tidak ada aktivitas. Beberapa petugas keamanan terus melakukan patroli di seputar areal mesjid.

Sementara, bibir danau yang mengelilingi mesjid dipadati warga Bandung. Mereka berkerumun memancing ikan di danau itu. Aneh memang, bagi para pemancing sudah tidak mengenal lagi masker dan pembatasan jarak seolah Corona hanya berlaku di kota dan tidak di pinggir sungai, kolam dan danau.

Mesjid terapung Al-Jabar adalah mesjid terunik yang dimiliki masyarakat Jabar. Pembangunan mesjid yang digagas Ahmad Heryawan mantan Gubernur Jabar ini, merupakan ikon Gedebage yang menjadi pusat metropolis Bandung Timur.

Bangunan mesjid sungguh artistik. Melihat dindingnya dari luar persis keong yang menempel pada dinding mesjid. Di pinggiran mesjid nampak danau yang melilit bangunan mesjid. Bagi para pengunjung pemandangan tang terkihat adalah mesjid di tengah danau. Meski pembangunan mesjid yang menghabiskan lahan hektaran ini baru 75 persen namun nilai artistik yang dipancarkan mesjid sudah mampu menyedot para pengunjung.

Mereka meluangkan waktu mendatangi lokasi tersebut tiada lain ingin melihat dari dekat kondisi dan bentuk bangunan mesjid terapung dari dekat. ‘Subhanalloh, belum rampung sudah indah. Saya membayangkan jika nanti sudah selesai. Sip lah..pokoknya,” kata Dini seorang pengunjung dari Bekasi.

Sayang lanjut dia, dengan adanya wabah Corona mampu menahan pembangunan mesjid. ” Corona memang Edan…dapat menahan mesjid terapung,” ungkapnya.

Dini optimis jika Corona sudah pergi mesjid terapung akan segera selesai.

Mesjid terapung Al-Jabar kini menjadi buah bibir masyarakat. Mereka senantiasa berdoa agar pembangunan mesjid cepat usai. Bahkan mereka optimis dengan hadirnya mesjid nan indah ini akan mampu meningkatkan nilai ibadah dan keimanan kaum muslimin untuk ‘mengapung’ menuju keridhoan Illahi. (Dono Darsono).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *