oleh

Warga Jagakarsa Apresiasi Gubernur Pramono, Kasudin SDA Jaksel Santo Pimpin Pengerukan Kali Cabang Tengah

JAKARTA  – Warga Kelurahan Srengseng Sawah dan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa menyambut gembira pengerukan kali untuk pertama kalinya sejak puluhan tahun terakhir. Mereka sangat antusias menyambut kedatangan ratusan petugas yang dipimpin Kasudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan Santo untuk mengeruk lumpur di Saluran Penghubung (PHB) menuju Kali Cabang Tengah.

Mereka mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Pramono dan Walikota Munjirin yang memerintahkan Santo mengeruk Saluran PHB di Jalan Mohammad Kahfi II perbatasan Kelurahan Srengseng Sawah dan Ciganjur. “Terima kasih kepada Gubernur, Walikota Jakarta Selatan, dan Sudin SDA Jaksel yang merealisasi impian warga melakukan normalisasi di kawasan kami,” kata Ketua RW 04 Kelurahan Ciganjur, Abdul Salam di lokasi pengerukan, Jumat (2/5).

Ketua RW 08 Kelurahan Srengseng Sawah, Mohammad Sakam menambahkan keberadaan Saluran PHB Mohammad Kahfi dan Kali Cabang Tengah, sudah sangat dangkal, karena selama puluhan tahun tak pernah dikeruk. “Semoga pengerukan ini dilakukan serius sehingga aliran kali jadi lancar dan tidak lagi meluap tiap terjadi hujan deras maupun kiriman banjir dari Depok,” harap Sakam yang bersemangat mengikuti kegiatan tersebut. 

Kasudin SDA Jakarta Selatan Santo menjelaskan kali tersebut memang sering meluap ke jalan maupun permukiman warga. Dari sejak jelang puasa hingga terakhir, sedikitnya meluap empat kali. “Saya pernah memantau genangan di sini setinggi 70 sentimeter pada tengah malam,” ujar Santo yang merupakan SDM paling berpengalaman di jajaran Dinas SDA Jakarta. Kegiatan diawali dengan apel upacara yang melibatkan sekitar 200 personil gabungan, 2 unit sprider, 10 truk, dan lainnya. 

Santo menjelaskan saluran yang dikeruk sepanjang 1.077 meter dengan kedalaman minimal 80 sentimeter. “Pekerjaan ini dilakukan mulai hari ini sampai akhir Juni 2025. Targetnya semua lumpur yang mengakibatkan pendangkalan diangkat sehingga aliran jadi lancar,” papar Santo yang pernah menjadi Kasudin SDA Jakarta Timur dan Kasudin SDA Jakarta Utara. “Kegiatan ini selain mendukung program 100 Hari Kerja Gubernur-Wagub, sekaligus memenuhi aspirasi warga soal banjir,” sambung Santo didampingi Wakil Camat Jagakarsa Teguh Arifiyanto. 

Santo menambahkan bahwa saat ini pihaknya juga tengah melakukan normalisasi sejumlah sungai dan waduk di tempat lainnya. “Saat ini yang sudah selesai adalah Waduk Ragunan, sedangkan proyek lainnya seperti pengerukan Kali Cideng di Tebet, Ciliwung di Bukit Duri, Kali Grogol, Saluran Penghubung Pelita, dan lainnya masih berjalan. Semuanya dipersembahkan untuk warga agar terentaskan dari genangan maupun banjir,” kata Santo yang juga pernah menjadi Kepala Seksi di Sudin SDA Jakarta Barat. 

Santo dan Wakil Camat Teguh mengimbau warga, setelah pengerukan selesai agar turut menjaga kebersihan. Pada pengerukan tersebut mereka prihatin melihat kasur maupun perabot rumah tangga seperti meja kursi dibuang ke Saluran PHB, jelas saja menyumbat aliran. Sampah tersebut diangkut sejumlah petugas secara gotong-royong sambil geleng-geleng kepala. “Ada-ada saja ulah warga, mereka ingin bebas banjir, tapi  kasur dibuang ke kali,” ujarnya. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *