oleh

Tujuh Pejabat Eselon II Tempati Pos Baru, LP2AD: ‘Yang Dilantik Pejabat Muka Lama’

POSKOTA.CO – Tujuh pejabat eselon II di lingkungan Provinsi DKI Jakarta terdiri dari dua Wali kota diantaranya, Yani Wahyu Purwoko sebagai Wali Kota Jakarta Barat dan Munjirin Wali Kota Jakarta Selatan yang pada hari ini dilantik Anies Rasyid Baswedan, Gubernur Provinsi DKI Jakarta tadi siang di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan.

Selain itu, lima pejabat eselon II lainnya, Uus Kuswanto sebagai Asisten Kesra Setda DKI, Jakarta, Firmansyah sebagai Sekretaris Dewan DKI Jakarta. Lusiana Herawati Kepala Bapenda DKI Jakarta, Asep Kuswanto Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dan Andhika Permata Kadisparekraf DKI Jakarta.

“Pelantikan hari ini merupakan proses regenerasi, penyegaran organisasi dan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan hari ini juga telah memenuhi ketentuan yang berlaku direkomendasikan KASN, dan merupakan hasil uji kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun 2021,” ucap Anies, Rabu (13/10/2021).

Diterangkan Anies, bahwa tahun 2022 merupakan masa penuntasan visi, misi, dan program strategis daerah sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017 hingga tahun 2022. Dia berharap kepada pejabat yang baru saja dilantik, untuk memastikan semuanya tuntas. “Tuntaskan semua target RPJMD, KSD, Janji Gubernur/Wakil Gubernur dan isu prioritas daerah yang tertuang dalam Instruksi Gubernur Nomor 49 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Isu Prioritas Daerah Tahun 2021-2022. Ambil tanggung jawab masing-masing, artinya, jika ada target RPJMD, KSD, janji Gubernur/Wakil Gubernur dan isu prioritas daerah yang belum tuntas dan sektor yang Anda pimpin bisa berkontribusi pada penyelesaiannya, maka kerjakanlah,” tandasnya.

Lanjut mantan Mendikbud ini menambahkan, di setiap akhir kepemimpinan Kepala Daerah, program prioritas dari program kerja yang ada pada Perangkat Daerah (PD) masing-masing untuk segera diselesaikan. “Diharapkan bisa tercapai dan bermanfaat, menciptakan kebahagiaan untuk masyarakat. Maka, lakukan terobosan, ciptakan inovasi, ide, gagasan baru sekecil apapun, karena itulah yang sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan dan memberi solusi atas permasalahan yang dihadapi seiring dengan cepatnya perubahan dan perkembangan situasi dan kondisi masyarakat terkini,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Lembaga Pemantauan Penyimpanan Aparatur Daerah (LP2AD), Victor Irianto Napitupulu menyayangkan bahwa ke tujuh pejabat eselin II pilihan Gubernur Anies yang menempati pos baru merupakan pejabat muka lama.

“Lagi-lagi pejabat muka lama yang dilantik berarti sama saja jalan ditempat,” tandasnya. Contohnya, kata Victor hingga saat ini Pemprov DKI Jakarta tidak bisa menjawab tiga pertanyaan diantaranya, ITF Sunter Jakarta Utara dan pengurangan sampah di sumber, serta Optimaslisasi Tempat Pengelolaan Terpadu (TPST) Bantargebang Bekasi Jawa Barat. “Program KSD dan RPJMD diakhir kepemimpinan Kepala Daerah Gubernur Anies sepertinya ambyar,” paparnya. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *