oleh

Temu Kangen Angkatan 85 SMA 78 dengan Guru, “Pokoknya Kalian The Best-lah”

POSKOTA.CO-Tangis kebahagiaan mewarnai saat pertemuan antara murid SMA 78 Angkatan 85 dan para pengajar. Betapa tidak pertemuan yang bersejarah ini setelah mereka berpisah selama 38 tahun lamanya. Bahkan antara murid dan guru serasa sulit dibedakan karena mereka telah menua bersama.”Akhirnya kita menua bersama setelah puluhan tahun tak bertemu,” ujar Toshiwo (57) sambil memeluk Bapak Dede (70) mantan guru olahraga SMA 78 Kemanggisan, Jakarta Barat, di acara Temu Kangen dan Tali Asih Alumni 85 di sebuah rumah makan di Jakarta Selatan, Sabtu (5/8/2023).

Kedua murid dan guru inipun tak kuasa menahan tangis haru bahagia. Begitu pula dengan puluhan alumni dan sekitar 20 guru yang hadir ikut larut dalam suasana kegembiraan. Pertemuan sekitar 100 mantan siswa SMA 78 dengan guru yang pernah mengajar ini diinisiasi oleh Ketua Alumni angkatan 85 Erlin Febriani bersama rekan panitia lainnya

Tak lupa pula sokongan dari para donatur seperti AKBP Agung Pitoyo Putro (Kasatlantas Polres Bekasi), Made Prabawa (pengusaha properti) dan beberapa mantan alumni yang sudah mapan
“Semula dari obrolan obrolan biasa. Disitu tercetus ada usulan untuk berbagi kebahagian dengan guru-guru yang banyak berjasa. Para temen temen setuju untuk mengumpulkan donasi sebagai tali asih yang diserahkan kepada para guru kita,” jelas Erlin yang memiliki segudang jabatan di berbagai perusahaan itu.

Gayung pun bersambut. Para guru sangat senang dengan acara temu kangen yang dipelopori angkatan 85 itu. Ibu Wahzanati yang berdomisili di Jogjakarta tak menyia-nyiakan kesempatan langka. “Saya sangat senang banget ketika dikabari mau ada temu kangen dengan mantan siswa angkatan 85. Acara ini sekaligus menjadi ajang silaturahim dengan guru guru lainnya yang sudah tak bertemu lagi sesudah kita pensiun” jelas ibu Wazan, begitu kami memanggilnya Pujian serupa juga diucapkan Ibu Tika Hatikah (guru bahasa Indonesia) Ibu Titi Sari yang masih terlihat cantik meski Bu guru bahasa Inggris ini sudah kepala enam, Ibu Marshinta Marpaung (guru bahasa Inggris).

“Terima kasih kepada Angkatan 85 yang masih mengingat kami para guru. Hari ini terasa bahagia sekali. Semoga bisa rutin diadakan. Pokoknya angkatan 85 The Best lah. Baru kali ini cuma angkatan 85 yang bisa mengadakan,” jelasnya.
Kepsek Bapak Marjuki yang ikut memberi sambutan sangat mengapresiasi pertemuan ini. “Ini tandanya kacang tak lupa pada kulitnya. Terharu sekali kepada para mantan murid yang masih mengingat kepada jasa gurunya.

AKBP Agung Pitoyo mengatakan acara seperti ini bagus bagi kita untuk mengingat jasa guru “Tanpa jasa mereka kita tidak bisa seperti ini,” jelas. Yang menghebohkan di acara temu kangen ini saat beberapa mantan siswa menyanyikan lagu dangdut tak sungkan sungkan guru dan murid ikut berjoget bersama.

Sebelum berpisah para guru mendapat tali asih. Momen ini membuat sebagian guru tak kuasa menahan tangis. Terlihat ibu Gin Boroangin sesenggukan di pelukan suaminya, Bapak Dede. (Bu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *