oleh

Suami Istri Buka Praktek Aborsi di Bekasi Diungkap Polisi

POSKOTA.CO-Tim Subdit II Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap 2 pelaku aborsi berinisial ER dan suaminya ST, serta seorang ibu pemilik janin berinisial RS. Pelaku aborsi ditangkap pada 1 Februari 2021, di Kp. Cibitung RT 001 RW 05, Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, tersangka ER ditangkap karena melakukan aborsi yang tidak memiliki keahlian sesuai bidang kedokteran spesialis kandungan serta tidak memiliki izin.

“Tersangka ER berani melakukan aborsi cuma berdasarkan pengalaman pernah bekerja di klinik aborsi pada tahun 2000. Kurang lebih hampir 4 tahun tersangka tugasnya bagian membersihkan bekas praktek aborsi,” kata Kombes Yusri, Rabu (10/2/2021).

Pengakuan tersangka ER membuka praktek aborsi ilegal baru buka 4 hari di rumahnya, tapi sudah 5 kali melakukan praktek aborsi. “Tersangka ER hanya berani melakukan paktek aborsi janin berusia di bawah 8 minggu, dengan tarif Rp 5 juta,” tambah Yusri.

Setiap satu orang aborsi, tersangka ER hanya kebagian Rp 3 juta, sedangkan calo pencari pasien aborsi menerima Rp 2 juta. Selama buka praktek aborsi telah terkumpul uang sebesar Rp 39.400.000.

Tersangka dijerat pasal 194 jo pasal 75 ayat (2) UU Nomor 36 tentang Kesehatan ancamannya 10 tahun penjara, denda 1 miliar. Kemudian pasal 77A jo pasal 45A UU Nomor 35 tentang perubahan atas UU Nomor 35 tentang Perlindungan Anak.(omi/sir)

 24 total views

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *