oleh

Pemangkasan Trotoar di Belakang Mal GI Viral di Medsos, Gubernur Pramono Sebut untuk Tertibkan Parkir Liar

JAKARTA – Gubernur Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Pramono Anung menegaskan bahwa perampingan trotoar di belakang Mal Grand Indonesia di Jl MH Thamrin dan Teluk Betung, Tanah Abang, Jakarta Pusat, untuk menertibkan kegiatan parkir liar. Semula trotoar selebar tiga meter sering dijadikan kegiatan parkir motor ilegal yang sering dikeluhkan pejalan kaki.

“Pemangkasan trotoar dari lebar tiga meter menjadi satu meter bukan tanpa alasan. Perampingan trotoar tersebut dilakukan karena disalahgunakan sebagai ajang parkir liar,” kata Gubernur Pramono kepada wartawan di Jakarta, Senin (16/6). Pelaku parkir liar susah sekali untuk ditertibkan. Meski sudah berkali-kali dirazia, namun juru parkir tetap mengarahkan pengunjung Grand Indonesia untuk memarkir motornya di trotoar tersebut.

Aksi parkir liar di trotoar tersebut sering dikeluhkan masyarakat pejalan kaki maupun pengendara roda dua maupun roda empat karena merasa terganggu. “Memang jadi serba salah, trotoar lebar disalahgunakan jadi parkir ilegal, sedangkan trotoar sempit dikeluhkan pejalan kaki karena cuma muat satu orang,” jelas Pramono.

Pramono mengaku sudah tahu bahwa penyempitan trotoar itu diunggah sejumlah warga yang kecewa dan kemudian konten tersebut menjadi viral. “Saya sudah mendapatkan laporan. Dan saya sendiri sebagai gubernur sering mengikuti video-video viral terutama yang menyangkut masalah di Jakarta, baik pemerintah maupun masyarakat,” papar Pramono.

Ia menegaskan bakal mengambil langkah tegas dengan menertibkan kawasan tersebut dari parkir liar. “Saya minta Dinas Perhubungan dan Satpol PP lebih tegas lagi menertibkan parkir liar maupun gangguan ketertiban umum yang terjadi di belakang Grand Indonesia,” tegas Pramono.

Sebagaimana diketahui, sejak Jumat lalu sejumlah foto atau video beredar di media sosial yang menunjukkan penyempitan trotoar di belakang Mal Grand Indonesia.
Dalam konten tersebut terlihat ada bekas trotoar yang sudah dipersempit oleh pihak terkait dan dikeluhkan warga. Salah satunya foto tersebut diunggah oleh akun X @drhaltekehalte pada Jumat (13/6/2025) lalu. “Trotoar di belakang GI dipangkas, cuma muat satu orang,” tulis akun tersebut. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *