oleh

Optimis, Jalur PTT Puncak Akan Tumbuh UMKM Baru

POSKOTA. CO – Bogoh Bumi Sunda (BBS), salah satu pelaku usaha swasta yang berperan nantinya dalam pekerjaan jalur Poros Timur Tengah (PTT) atau jalur puncak II sangat optimis, akan muncul titik-titik baru pertumbuhan ekonomi, saat jalur ini resmi digunakan.

Iskandar, Ketua BBS berkeyakinan, terobosan Pemkab Bogor kembali menghidupkan lagi pembangunan PTT dilandasi atas kemacetan yang terjadi di wilayah Puncak, Bogor.

Bagi Iskandar, keberadaan BBS di mata Pemkab Bogor sangat legal. Hal ini ditandai dengan adanya surat yang dikeluarkan Pemkab Bogor yang ditanda tangan oleh Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin.

“Kami dari BBS hadir dalam pekerjaan ini, karena Pemkab Bogor membuka pintu bagi keterlibatan swasta. BBS ingin berkontribusi positif bagi pembangunan di Kabupaten Bogor,”kata Iskandar.

Bagi Iskandar, akan muncul banyak pelaku UMKM, jika jalur sudah selesai dibangun. Kehadiran pelaku UMKM yang menjual hasil produk mereka, maka sudah pasti, ekonomi akan berkembang yang berdampak pada kesejahteraan rakyat.

Di tempat terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin kepada wartawan mengatakan, Jalur PTT telah selesai dibuka melalui program karya bakti bersama Kodim 0621/Kabupaten Bogor.

Kata Sekda, dengan selesainya pembukaan jalan dengan lebar 30 meter dan panjang 1,1 kilometer itu, berarti telah melewati tahap awal untuk mewujudkan jalur Poros Tengah Timur yang didambakan sebagai solusi kemacetan Puncak dan juga diharapkan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Jalan PTT atau jalur Puncak II nantinya akan menghubungkan Simpang Sirkuit Sentul dan Jalan Raya Transyogi di Tanjungsari dengan panjang kurang lebih 50 KM. Untuk titik Nol Kilometer, di wilayah Babakan Madang dan berakhir di Cipanas, Kabupaten Cianjur,” kata Burhanudin.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Kodim 0621/Kabupaten Bogor dan semua pihak yang telah mendukung terselesaikan nya Program Karya Bakti Skala Besar tahun 2020.

“Kebersamaan ini hendaknya terus dipelihara dengan semangat gotong royong antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan segenap elemen masyarakat di Kabupaten Bogor untuk membangun bersama mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Burhanudin juga berharap dengan dilakukannya pembukaan jalan Poros Tengah Timur, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat akan semakin yakin untuk membangun jalur Puncak II ini. (yopi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *