oleh

Munas XI Berjalan Mulus, Bahlil Lahadalia Resmi Terpilih sebagai Ketum DPP Golkar Periode 2024-2029

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia secara resmi menggantikan jabatan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2024-2029. Pemilihan tersebut berjalan mulus karena berbagai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang hadir pada Musyawarah Nasional (Munas) menyampaikan dukungan terhadap politisi berusia 48 tahun tersebut.

Pada Munas XI Partai Golkar yang berlangsung di Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, menyetujui Bahlil Lahadalia menjadi Ketum DPP Golkar untuk lima tahun ke depan. Terpilihnya Bahlil di pucuk tertinggi partai berlambang pohon beringin itu berjalan mulus karena dia sebagai calon tunggal dan berlangsung secara musyawarah.

“Apakah seluruh hadirin yang hadir pada Munas XI setuju untuk kita tetapkan Bapak Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2024-2029?” tanya Ketua Pimpinan Sidang Munas XI Partai Golkar Adies Kadir di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (21/8). Pertanyaan itu langsung disambut dengan gegap gempita para hadirin perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia.

Setelah itu, para peserta musyawarah menyambut pertanyaan Adies dengan jawaban setuju disertai tepuk tangan. Tak pelak lagi, pimpinan sidang langsung mengetukkan palu sebagai tanda disahkannya Bahlil sebagai pengganti jabatan Airlangga yang mengundurkan diri pada tanggal 10 Agustus 2024.

Bahlil kemudian menerima secara simbolis bendera Partai Golkar dari pimpinan sidang tersebut sambil mengibarkannya. “Saya menerima panji Partai Golkar untuk dikibarkan di seluruh wilayah Republik Indonesia dari Aceh sampai Papua untuk menuju kemenangan dalam rangka menyongsong Indonesia masa depan,” kata Bahlil yang berlatar belakang sebagai pengusaha sukses.

Sebelum persetujuan tersebut, Bahlil pun sempat menyampaikan visi dan misinya di hadapan peserta musyawarah. Dia pun menyampaikan beberapa poin, di antaranya soal dukungan Partai Golkar terhadap pemerintahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka.

Bahlil juga menyampaikan bakal membawa Partai Golkar lebih baik lagi di waktu ke depan dan juga ingin memberikan kesempatan bagi para kader partai di daerah untuk bisa menjadi pengurus pusat.

Adapun Bahlil sebelumnya telah disepakati untuk menjadi calon tunggal Ketum atau ketua formatur. Dia sebelumnya telah lolos pendaftaran dan menyisihkan Ridwan Hisjam yang tidak lolos dalam tahap pendaftaran.

Pada agenda selanjutnya, Munas XI Partai Golkar pun rencananya akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto pada Rabu malam ini. Di agenda tersebut Bahlil akan dilantik secara resmi sebagai pucuk pimpinan partai berwarna kuning tersebut. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *