oleh

Lumat Marseille di Stade Velodrome, Guardiola Tepis Kritikan City ‘Mandul’

POSKOTA.CO – Pep Guardiola memuji cara bermain para pemainnya Manchester City guna melumat tuan rumah Marseille 3-0 di laga lanjutnya Grup C Liga Champions, Rabu (28/10/2020), di Stade Velodrome Marseille, Perancis.

Kemenangan cukup besar ini sekaligus meredam dan menepis kritik kepada Guardiola. Skuat Guardiola The Citizen dihujam kritik di liga domistik yang telah melakukan enam pertandingan dan hanya berhasil menduduki peringkat ke-13 dengan mengumpulkan delapan poin.

Namun Ferran Torres, Ilkay Gundogan dan Raheem Sterling membrikan hiburang dengan masing-masing mencetak gol untuk membawa pulan tiga poin penuh dari kandang Marseille.

Setelah melakoni dua pertandingan, tim asuhan Guardiola sudah mencari favorit kuat untuk mengklaim satu tempat di babak sistem gugur. Ini menjadi respons yang bagus untuk hasil imbang hari Sabtu di West Ham di liga domistik dan merupakan ketiga kali mereka kehilangan poin dalam lima pertandingandi Liga Premier musim ini.

“Terkadang kami tidak cukup bagus dan terkadang para pemain tim lawan lebih baik dari kami. Itulah hidup,” kata Guardiola seperti dilansir Sportmole.com. “Hari ini, dengan media sosial, ketika Anda kalah, Anda benar-benar bencana. Yang penting klub ini harus stabil dan para pemain tahu apa yang kami lakukan, dari mana kami berasal, di mana kami berjuang dan tenang,” sambungnya.

Menurut Guardiola, sangat penting langsung meraih dua kemenangan di Liga Champions. “Penting untuk memulai Liga Champions dengan dua kemenangan,” kata Guardiola. “Kami sekarang hampir berada di 16 besar, tetapi kami masih di awal, meningkat – tetapi dengan mentalitas ini, saya melihatnya dari awal, cara kami menekan, cara kami mencoba bermain, kami sangat sabar untuk melakukannya. temukan momen yang tepat, tempo yang tepat untuk melakukannya dan jangan kemasukan serangan balik. Itulah poin kunci dari permainan ini,” sambungnya.

Guardiola memuji barisan bertahan The Citizen. “Kami bertahan dengan baik di dalam kotak. Secara umum, itu adalah penampilan yang bagus karena di Eropa saya tahu betapa menuntutnya, ” terang Guardiola.

Keberhasilan City mengungguli tuan rumah Marseille m dicapai berkat pendekatan hati-hati dan penerapan pertahanan lima orang di belakang. Mereka dari awal mencegah tuan rumah Marseille leluasa masuk ke darah pertahanan mereka.
“Ini adalah hasil yang bagus bagi kami, terutama untuk performa,” ucap Guardiola. “Kami tidak banyak kebobolan dan kami menciptakan cukup banyak peluang untuk menang,” imbuhnya.

Diakui Guardiola, bermai tandang di Liga Champions sangatlah sulit. “Bermain tandang di Liga Champions selalu sulit. Kami memiliki banyak contoh minggu lalu dan minggu ini. Mereka melakukannya dengan sangat baik, Marseille, di Ligue 1,” terang Guardiola. “Itu sangat bagus, terutama cara kami bermain, bertahan dan menyerang, memperhatikan semua detail. Ketika sebuah tim bermain dengan cara itu, 5-3-2, sangat defensif, Anda bisa kehilangan kesabaran dan Anda menjadi tidak sabar untuk menyerang, dan setelah itu mereka menghukum Anda dengan serangan balik dan sebagainya.
Kami tenang di saat-saat yang tepat. Semua orang berada di posisinya dan itu sangat membantu untuk memenangkan pertandingan, ” sambungnya.

Pelatih Marseille Andre Villas-Boas merasa timnya berhasil membebaskan diri dengan baik. Mantan bos Chelsea dan Tottenham mengakui sangat sulit pemainnya mengembangkan permainan. “Ini adalah pertandingan yang sulit untuk dimainkan dan kami membayar kesalahan kami, tetapi kami tidak bertahan terlalu dalam dan para pemain saya luar biasa,” tutur Villas-Boaz. “Gol kedua merupakan pukulan nyata bagi kami saat kami mulai membalikkan keadaan. Di babak pertama, kami kesulitan melewati City, dan umpan buruk membuat mereka unggul 1-0, ” tambahnya. (dk)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *