POSKOTA.CO – Kualitas udara di Jakarta yang kembali buruk belakangan ini diduga sebagai dampak naiknya volume kendaraan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan berbagai upaya terus dilakukan untuk mendukung pengurangan polusi udara.
“Ini menjadi perhatian, kami akan melakukan evaluasi untuk mengatasi masalah ini,” kata Wagub Ariza, di Balaikota Jakarta, Kamis (16/6/2022).
Menurut Ariza, Jakarta adalah kota yang cukup padat dan saat ini volume kendaraan kembali normal dan terjadi peningkatan polusi kendaraan. “Salah satu upaya Pemprov DKI dalam menekan polusi udara yakni mengarahkan masyarakat untuk menggunakan transportasi umum,” ujarnya.
Upaya lainnya secara bertahap pihaknya mengganti armada TransJakarta menjadi menggunakan bahan bakar berbasis listrik. “Pemprov DKI menargetkan hingga akhir tahun 2022 ada 100 bus TransJakarta menggunakan listrik. Hingga saat ini armada TransJakarta sudah ada 30 unit yang berbahan listrik,” ungkap Wagub Ariza.
Sebelumnya, lembaga data kualitas udara, IQ Air menempatkan Jakarta pada posisi pertama sebagai kota dengan kualitas udara tidak sehat atau yang terburuk. (miv/sir)








Komentar