oleh

Inovasi Sumber Penyumbang Terbesar Capaian Smart City Kota Depok

POSKOTA.CO – Banyaknya inovasi yang telah dilakukan untuk menyelesaikan atau menuntaskan berbagai masalah menuju smart city di Kota Depok merupakan penyumbang terbesar keberhasilan pembangunan, ekonomi dan lainnya untuk masyarakat banyak.

“Inovasi yang begitu banyak di berbagai kegiatan dengan melibatkan seluruh unsur baik di pemerintahan, masyarakat, akademisi, pengusaha, media dan komunitas menjadi salah satu keberhasilan dalam upaya mengejar target smart city di Kota Depok,” kata Pjs Wali Kota Depok Dedi Supandi, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok Sidik Mulyono, Selasa (24/11/2020).

Kehadiran maupun keberadaan inovasi yang terus dilakukan menjadi salah satu upaya menyelesaikan berbagai masalah kota secara mandiri dengan melibatkan semua sumber daya yang ada di Kota Depok yang tengah giat membangun dan berkembang sebagai kota yang mandiri dan mampu bersaing terhadap kota berkembang lainnya.

Menurut Dedi, untuk itulah smart city harus menjadi tanggung jawab bersama, apalagi progres pengembangan smart city di Kota Depok sudah mencapai 75 persen dari inovasi yang ada termasuk di masa pandemi Covid-19 sekarang.
“Salah satu inovasi menuju smart city ada pada dimensi smart living atau ekosistem tempat hidup,” ujarnya.

Pada dimensi smart living, kata Dedi, kami mengembangkan ‘Wifi Depok Bersahabat’ yang tersebar di 128 titik. Namun, ketika pandemi Covid-19 di mana anak-anak harus mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) maka harus ditambah perluasan infrastruktur menjadi sekitar 1.834 titik wifi atau setiap RW terdapat dua titik wifi.

“Alhamdulillah. Program smart living penambahan wifi gratis ke setiap RW di masa pandemi Covid-19 banyak ditiru daerah atau kota lain di Indonesia,” imbuhnya sembari menambahkan, termasuk adanya aplikasi Kampung Siaga Covid (KSC) atau Pusat Informasi Data Covid-19 Kota Depok (Picodep) yang bertujuan mengomunikasikan informasi dari Satgas Covid-19 Kota Depok kepada masyarakat di seluruh RW terkait data terbaru maupun jumlah terbaru sebaran Covid-19 di Depok.

Selain smart living, tambah Kepala Diskominfo Depok Sidik Mulyono, Pemkot Depok juga mengembangkan smart ekonomi yang bertujuan mengembangkan pasar online dapat diakses masyarakat melalui WhatsApp oleh masyarakat termasuk mengemvangkan D’Comart di lima titik serta program Swadep atau Swalayan Depok.

Sekarang Pemkot Depok tengah mengembangkan market place khusus Kota Depok dengan nama ‘Berjubel’ atau bertemunya penjual dan pembeli. Nanti mereka secara daring dapat menawarkan produknya.

“Rencananya aksi tersebut dapat tercapai 100 persen di tahun 2021 mendatang, dan diharapkan seluruh stakeholder terus meningkatkan kolaborasinya,” ujarnya. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *