oleh

Hempaskan Fognini, Nadal Termotivasi Ladeni Tsitsipas di Perempat Final

POSKOTA.CO – Rafael Nadal (Spanyol), juara 2009, berlaga keras pada Senin untuk mengatasi perlawanan Fabio Fognini (Italia) 6-3, 6-4 dan 6-2 guna lolos ke perempat final Grand Slam Australia Terbuka 2021, Senin (15/2/2021), di Rod Laver Arena Melbourne Park, Australia.

Ini sukses ke-13 Nadal lolos ke perempat final Australia Terbuka. Ia tidak selalu dalam performa terbaiknya saat melakukan servis, tetapi bergerak dengan lancar dan memainkan permainan tenis yang lebih bersih untuk meraih kemenangan atas unggulan ke-16 dalam dua jam dan 16 menit kemudian.

“Ketika Anda pergi ke lapangan melawan Fabio, Anda khawatir,” kata Nadal dilansir ATPTour.com. “Selalu ada masalah. Saya hanya beruntung karena ketika dia mematahkan servis saya [pada set kedua] saya langsung merespons dan menahan skor. Hari ini sangat lembab dan lebih cepat di siang hari, yang saya suka, tapi saya harus beradaptasi dengan setiap kondisi, ” terang Nadal.

Nadal mencetak 24 pemenang, termasuk enam ace, untuk meningkatkan rekor 13-4 melawan Fognini dalam seri ATP Head2Head mereka. Fognini, yang berusaha menjadi orang Italia keempat yang mencapai perempat final Australia Terbuka setelah Giorgio De Stefani (1935), Nicola Pietrangeli (1957) dan Cristiano Caratti (1991), mengonversi dua dari enam peluang break-point dan membuat 35 kesalahan sendiri.

Nadal yang berusia 34 tahun sedang berusaha menjadi orang pertama di Era Terbuka yang merebut masing-masing dari empat kejuaraan utama dalam dua kesempatan atau lebih. Dia selanjutnya akan bertemu unggulan kelima Stefanos Tsitsipas (Yunani) di perempat final. Tsitsipas lolos sesudah menerima kemenangan telak setelah unggulan ke-9 Matteo Berrettini (Italia) mengundurkan diri karena cedera perut.

Sejauh ini Nadal memimpin pertemuan lawan Tsitsipas 6-1 dalam seri ATP Head2Head mereka. “Ini akan menjadi tantangan besar dan kemenangan hari ini bagus untuk kepercayaan diri saya. Saya harus siap. Punggung saya tertahan dan latihan besok akan menjadi persiapan penting,” aku Nadal. “Pertama, tanpa diragukan lagi, adalah level terbaik saya di turnamen. Kondisi fisik saya perlu terus meningkat, tetapi saya pikir pertandingan [hari ini] membantu. Saya tidak bisa berlatih dengan cara yang benar selama 19 hari terakhir, tapi kemarin saya mulai lagi meningkatkan jumlah latihan dalam latihan, ” sambungnya.

TERMOTIVASI REBUT GELAR GRAND SLAM
Nadal mengaku dirinya sangat termotivasi untuk memenangkan Grand Slam. Tak terkecuali harus melawan bintang yang tengah naik daun Tsitsipas di perempat final pada hari Rabu nanti.

Masalah punggungnya terus membaik di Australia Terbuka, dan dirinya tetap lapar untuk memenangkan gelar menjelang perempat final kejuaraan Grand Slam ke-43 melawan Tsitsipas.

“Saya suka tenis. Saya suka apa yang saya lakukan. Itu yang utama. Tentu saja, saya sangat termotivasi untuk memenangkan Grand Slam dan bermain di acara terpenting tahun ini. Tidak diragukan lagi… [Tapi] saya tidak pernah terobsesi [dengan] mencoba menjadi yang terbaik. Saya hanya melakukannya dengan cara saya. Itu berhasil untuk saya,” tutur Nadal. “Menurut saya ambisi itu penting, punya ambisi, tapi ambisi yang sehat. Jika Anda memiliki terlalu banyak ambisi, Anda bisa menjadi frustrasi ketika Anda tidak dapat mencapai semua hal yang Anda inginkan. Saya tidak pernah mendekati olahraga dan karier saya seperti itu,” imbuhnya.

Nadal, lima kali akhir tahun No. 1 di FedEx ATP Rankings, sedang berusaha untuk meraih rekor mahkota tunggal Grand Slam ke-21 di Melbourne Park dan menjadi orang pertama di Era Terbuka (sejak 1968) yang memenangkan masing-masing empat kejuaraan besar dua kali.

“Jika kita membandingkan bagaimana saya lima hari yang lalu dan bagaimana saya [dengan] situasi hari ini, itu berbeda, dan perspektif serta kegembiraan saya juga sangat berbeda,” aku Nadal. “Saya menikmati [olahraga ini dan] saya selalu memberikan yang terbaik,” tambah Nadal. “Saya mencoba untuk bersaing dengan standar tertinggi saya setiap hari… Bagi saya, yang utama adalah [untuk] kembali ke rumah dengan kepuasan pribadi bahwa saya memberikan segalanya. Itulah yang memberiku kebahagiaan dan membuatku tetap tenang, ” paparnya.

Ketika ditanya tentang perspektifnya tentang hak istimewa untuk dapat bermain selama pandemi COVID-19 global, Nadal berkata: “Kami beruntung dapat terus melakukan pekerjaan kami tanpa ragu. Kami tidak bisa mengeluh sama sekali,” jelas Nadal. “Ini sama sekali tidak sempurna, tetapi para pemain masih memiliki kesempatan untuk bersaing dan terus melaju… Kami adalah [orang-orang] penting di sirkus ini, tetapi ada banyak orang penting di sini yang membutuhkan Tur untuk terus berjalan… [dan] penting untuk menemukan solusi untuk melindungi para pemain – yang berada dalam situasi yang sangat sulit – [sehingga mereka dapat] bermain hampir sepanjang minggu,” pungkasnya. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *