oleh

Hari Pertama Pemberian MBG, Pemprov DKI Jakarta Baru Mampu Sediakan Makan Gratis di Sekolah untuk Empat Kecamatan

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta mulai hari ini dan seterusnya memberikan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) ke seluruh sekolah se-Jakarta.  Namun pada tahap awal ini pihaknya baru mampu menyediakan paket makan sekolah di empat wilayah kecamatan dan nantinya segera menyusul wilayah lainnya.

Adapun untuk wilayah Kecamatan Palmerah sebanyak 3.000 paket  didistribusikan kepada  11 sekolah. Ribuan paket tersebut didistribukan dari dapur atau kantor Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Palmerah di Jalan KS Tubun, Jakarta Barat. Distribusi  dibagi menjadi dua kloter untuk sarapan siswa kelas 1 sampai 3 SD, dan makan siang untuk kelas 4 SD hingga kelas 9 SMP.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi menjelaskan mulai Senin ini dan seterusnya pihaknya memberikan paket MBG kepada seluruh sekolah di Jakarta. “Namun pada tanggal 6 hingga i Januari, baru dilakukan empat SPPG dan nanti tanggal 9 Januari bertambah lagi empat SPPG,  dan selanjutnya disusul SPPG lainnya,” kata Teguh di Jakarta, Senin (6/1).

Pada hari ini, kloter pertama pada pagi, sebanyak 888 paket MBG didistribusikan kepada siswa kelas I hingga III SD di 11 sekolah untuk dikonsumsi pada pukul 08.30 WIB. Sementara kloter kedua, ribuan paket MBG didistribusikan dari SPPG Palmerah untuk siswa kelas IV hingga VI SD dan kelas VII – IX SMP ke 11 sekolah untuk dikonsumsi sekitar pukul 11.30 WIB.

Kepala SPPG Palmerah, Yudha Permana mengatakan, pihaknya hari ini mulai mendistribusikan sekitar 3.000 paket MBG untuk 11 sekolah. “Kami telah memiliki sebanyak 40 menu MBG yang akan dipilih secara bergilir setiap hari untuk pemenuhan gizi bagi siswa di 11 sekolah dari tingkat TK hingga SMA,” ujar Yudha Permana.

Ia menjelaskan, dalam menyiapkan MBG, pihaknya berkolaborasi dengan pelaku UMKM lokal untuk mendapatkan pemenuhan bahan baku MBG yang berkualitas. “Kami menyediakan dua paket MBG yakni pertama ayam goreng tepung dan tahu, nasi, tumis kacang panjang dan jeruk. Paket Kedua meliputi nasi, ayam teriaki, tahu goreng, oseng kacang panjang dan buah jeruk dengan harga di bawah Rp 10 ribu per paket,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, ada sebanyak 50 pekerja yang bertugas di SPPG Palmerah terdiri dari juru masak, ahli gizi, akuntan, asisten lapangan, pengemudi dan lainnya. “Untuk menjaga kesegaran makanan, paling jauh paket MBG didistribusikan ke sekolah yang berjarak sekitar 1,3 kilometer dari SPPG Palmerah,” jelasnya.

Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO), Dedek Prayudi menjelaskan secara nasional sebanyak 190 SPPG di 26 Provinsi telah mendistribusikan sekitar 570 ribu paket MBG mulai hari ini. “Direncanakan awal Maret 2025 akan beroperasi sekitar 937 SPPG dengan total 3 juta penerima manfaat, termasuk ibu hamil dan menyusui serta anak-anak mulai dari siswa TK hingga SMA,” tandasnya. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *