oleh

Greysia/Apriyani Susul Praveen/Melati ke Final, Leo/Daniel Terhenti

POSKOTA.CO – Ganda putri Skuat Garuda, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, melenggang ke final turnamen bulutangkis berhadiah total uang satu juta dollar AS Yonex Thailand Terbuka 2021, setelah tampil luar biasa berhasil menjungkirkan pasangan unggulan ketiga Lee So Hee/Shin Seung Chan (Korea Selatan) melalui laga rubber game 15-21, 21-15 dan 21-16, Sabtu (16/1/2021), di Impact Arena Bangkok, Thailand.

Greysia/Apriyani yang menempati unggulan kelima itu menang sesudah berjuang keras selama satu jam 15 menit. “Puji Tuhan kami akhirnya bisa sampai ke final,” kata Greysia usai pertandingan. “Kami bermain canggung di game pertama, sehingga hal itu banyak menguntungkan lawan. Kami berusaha memperbaiki di game kedua dengan lebih banyak berkomunikasi di lapangan. kami pun bisa menyamakan kedudukan. Di game ketiga kami berusaha tetap fokus poin demi poin sehingga akhirnya kami dapat merebut kemenangan untuk sampai ke final.,” lanjut Greysia.

Greysia/Apriyani mengaku jika perjuangan mereka masih belum berakhir. “Masih ada satu pertandingan lagi, yakni laga final,” kata Apriyani. “Kami akan recovery untuk selanjutnya bersiap tampil habis-habisan di pertandingan final. Kami harus siap untuk ketemu siapa pun di final dan juga mungkin kami juga harus lebih siap pertandingan untuk di game pertama, tidak seperti di semifinal kami sempat lengah sehingga kalah,” sambungnya.

Duet Greysia/Apriyani di pertandingan final besok akan bertemu pemenang pertandingan antara wakil tuan rumah yang jadi unggulan ketujuh pasangan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand) melawan unggulan keempat Kim So Yeong/Kong Hee Yong (Korea Selatan).

PRAVEEN/MELATI

Indonesia sebelumnya juga berhasil meloloskan ganda campuran pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti ke babak final. Mereka lolos ke partai puncak sesudah memperdaya pasangan Thom Gicquel/Delphine Delrue (Perancis) dengan dua game langsung 21-16, 23-21.

“Kami merasa pasangan Perancis bermain bagus hari ini, mereka punya pola yang menyulitkan,” aku Praveen pasca pertandingan. “Kami memang mau revans usai kekalahan di Indonesia Masters tahun lalu. Kami tahu kami bisa. Persiapan kami bagus dan kami menikmatinya, kami juga semakin termotivasi untuk besok,” lanjutnya.

Namun Melati mengingatkan laga belum selesai karena masih ada satu pertandingan lagi di partai final. “Alhamdulillah bisa melangkah sampe final, tapi tugas kami belum selesai,” tutur Melati. “Sekarang mau fokus recovery lalu persiapan untuk besok,” imbuhnya.

Di partai puncak, duet ganda campuran Skuat Garuda yang menempati unggulan kedua akan bertemu wakil tuan rumah yang menempati unggulan utama Dechapol P/Sapsiree Taerattanachai (Thailand). Wakil tuan rumah itu juga bertanding rubber game 17-21, 21-17 dan 22-20 guna menyudahi perlawanan pasangan unggulan keempat Seo Seung Jae/Chae Yujung (Korea Selatan).

Sedangkan ganda putra pelapis Indonesia, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Martin, akhirnya harus terhenti di semifinal. Menghadapi pasangan Negeri Jiran Goh V Shem/Tan Wee Kiong (Malaysia), mereka harus menyerang dengan straight game langsung 19-21, 10-21. Mereka pun gagal mewujudkan impian untuk dapat mempersembahkan gelar juara.

Skuat Garuda juga masih punya satu wakil lagi di tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting, untuk menambah wakil di partai final. Anthony yang jadi unggulan kelima akan bertanding melawan unggulan keempat Viktor Axelsen (Denmark) yang pertandinganya akan menjadi partai akhir dari keseluruhan babak semifinal. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *