JAKARTA – Ridwan Kamil menegaskan jika dirinya terpilih sebagai Gubernur, dia akan memperbanyak layanan mobile untuk masyarakat di Jakarta. Menurutnya sudah saatnya negara mendatangi warga yang butuh layanan.
“Selama ini, selalu warga yang mendatangi negara. Kini sudah saatnya negara mendatangi warga secara mobile di berbagai pelayanan yang dibutuhkan,” kata Ridwan Kamil saat menghadiri acara deklarasi relawan Bela Prabowo (Bepro) untuk dukungan pemenangan paslon Ridwan Kamil – Suswono (Rido) di Rumah Rido, Jl Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9).
Ridwan berjanji akan memperbanyak layanan keliling di lingkungan perkampungan. “Contohnya layanan kesehatan, layanan konseling, lansia, dan lainnya. Semuanya dilayani secara mobile untuk memudahkan masyarakat,” kata Ridwan yang akrab disapa Kang Emil atau RK.
Pada kesempatan itu Ridwan mengaku dirinya siap jadi gubernur masa depan Jakarta bukan untuk mencari uang semata, tetapi lebih berorientasi pada dedikasi membangun Jakarta. “Banyak orang kerja politik yang tujuannya cuma mencari uang. Kalau bagi saya pribadi sudah selesai,” ungkap Ridwan di hadapan ratusan pengurus dan anggota Bepro, termasuk politisi Gerindra Jakarta Rani Mauliani.
Ridwan yang berlatar belakang sebagai arsitek, pada usia muda telah delapan tahun berkarya di luar negeri. “Saya mendesain 30-an kota di dunia dari sejak awal tahun 2000-an. Kemudian saya berkeinginan untuk pulang ke Tanah Air membangun di negeri sendiri,” papar Ridwan yang kemudian masuk politik hingga terpilih sebagai Walikota Bandung lalu Gubernur Jawa Barat. “Saya sudah merasa cukup untuk cari uang dan saatnya berkontribusi membangun Jakarta,” tandasnya.
Ketua Tim Relawan Bepro for Rido, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, mengatakan kelompok ini dimotori oleh anak-anak muda dari berbagai latar belakang. Mulai dari pengusaha muda, politisi muda, artis, mahasiswa dan sebagainya, yang mana mereka kompak mendukung paslon Rido. “Bepro awalnya merupakan relawan pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka saat Pilpres pada 14 Februari 2024 lalu dan kini berlanjut ke Rido,” kata Anggara.
Menurutnya, saat ini jumlah pemuda banyak, tapi kepedulian terhadap pemilu cukup minim. “Nah kami punya empat program kerjaan yang rencananya akan dijalankan dalam beberapa bulan ke depan,” kata pria yang akrab disapa Ara. Untuk memaksimalkan program ini, Ara juga menggunakan koleganya, anggota DPRD DKI Jakarta. Sebagai mantan anggota dewan, tentu dia masih memiliki koneksi yang baik untuk mengajak koleganya terlibat memenangkan pasangan Rido saat Pilkada Jakarta. (jo)







Komentar