JAKARTA – Tugas kita di dunia adalah melakukan ibadah, namun ibadah yang paling dominan yaitu salat karena pada hari kiamat nanti yang dihisab pertama kali.
Apabila ibadah salatnya baik, bagus dan sempurna maka amal-amal yang lainnya akan diterima, akan tetapi bila salatnya tidak sempurna maka amalnya akan ditolak.
Demikian dikatakan Ustadz Bazwan Bin KH. Ustadz Muhammad Isa saat mmberikan tauziah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Musala Al Atqiyah di Jalan Madrasah I RT.001/004,Kelurahan Sukabumi Utara,Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jum’at malam ( 11/9).
“Maka itu ibadah salat lima waktu sangat penting sekali, dan jangan pernah meninggalkan salat karena akan dihisab atau dihitung pertama kali di hari kiamat nanti,” ujar Ustadz Bazwan.
Ustadz Bazwan menuturkan di dalam salat selalu bergandengan antara taat kepada Allah SWT dan taat kepada Rasulnya, kenapa ? karena di dalam salat Allah mewajibkan salat lima waktu, yakni Shubuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya.
Tetapi Rasulullah tidak berbuat demikian, Rasulullah salatnya sehari bukan lima kali, maka Rasulullah mencontohkan kepada kita untuk mentaati dan anjurkan salat sunah rawatib bahkan sunah mu’akadah yaitu salat yang dikuatkan.
Rasulullah tidak pernah meninggalkan salat sunah Mu’akadah yaitu salat sunah sebelum subuh (salat fajar), dua raka’at sebelum Dhuhur dua raka’at sesudah Dhuhur, dua raka’at sebelum Ashar, dua raka’at setelah Maghrib dan dua raka’at setelah Isya.
“Rasulullah tidak hanya melakukan salat sunah Mua’akadah saja tetapi sunah sunah lainnya juga dikerjakan, seperti salat sunah malam hari (tahajud), sunah duha, zakat, sedekah dan lain sebagainya,” kata Ustadz Bazwan.
“Mudah-mudahan dengan hikmah Maulid ini Allah SWT memberikan kekuatan iman dan menambah ketakwaan kita dalam melakukan ibadah serta amal-amal lainnya,” imbuhnya.
Sementara Ketua DKM Musala Al Atqiyah, Zahir H.Abdul Hamid mengatakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan secara sederhana dengan mengundang para jemaah tiga musala yakni Al Mubarok, An Nizom dan An Najah.
Kegiatan ini dihadiri Ketua DKM Musala Al Mubarok, H. Yazid H. Mansyur, Ketua DKM Musala An Nizom, Abdul Gofur.(ta)






Komentar