JAKARTA – Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Todotua Pasaribu, melakukan kunjungan ke pemusatan latihan nasional (pelatnas) cabang olahraga hoki di Lapangan Hoki Internasional Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, CdM Todotua yang disambut Sekjen Pengurus Pusat Federasi Hoki Indonesia (PP FHI) Yasser Arafat Suaidy dan jajarannya, menyampaikan, pihaknya akan memberikan pelayanan maksimal dengan mengutamakan kenyamanan bagi atlet yang memperkuat kontingen Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya, Jepang, 19 September hingga 4 Oktober 2026 mendatang.
“Kita mau memastikan keberadaan teman-teman cabor ini, kalau hari ini khususnya tim putra dan putri, yang total delegasinya itu atlet, pelatih, dan ofisial sekitar 48 orang. Bisa kita antarkan secara maksimal dari berangkat hingga pulang lagi ke Tanah Air,” kata Todotua, dalam keterangannya kepada POSKOTAONLINE.COM, Selasa (21/7/2026).
Tidak hanya sebatas memberikan pelayanan terhadap atlet, Wakil Menteri Investasi ini juga menyatakan siap membantu mewujudkan keinginan PP FHI menaturalisasi empat pemain hoki yang berasal dari Jerman dan Belanda dalam rangka meningkatkan prestasi hoki field Indonesia.
“Kita akan coba dorong agar keinginan menaturalisasi empat pemain hoki tersebut bisa cepat terealisasi. Dan, kita juga akan mencoba mengakomodasi usulan beberapa coach pendamping Timnas Hoki Field Indonesia yang akan berangkat nanti,” katanya.
“Alhamdulillah, hari ini kita bersyukur dikunjungi Pak CdM, dan beliau support ada beberapa pelatih untuk berangkat. Begitu juga ada beberapa pemain yang dalam proses naturalisasi. Kami dari federasi sangat berterima kasih ke Bapak CDM, mudah-mudahan ini jadi suntikan semangat bagi Timnas Hoki Indonesia di Asian Games nanti,” timpal Yassr Arafat Suaidy.
Timnas Hoki Field Putra Indonesia meraih tiket ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah menempati peringkat keempat pada babak kualifikasi Asian Games 2026 di Bangkok. Sedangkan Timnas Hoki Field Putri Indonesia lolos setelah meraih medali perunggu pada babak Kualifikasi Asian Games 2026 di Jakarta.
“Ini merupakan yang kedua kalinya Timnas Hoki Field Putra dan Putri Indonesia tampil di Asian Games. Sebelumnya, kita hanya mendapatkan tiket sebagai tuan rumah pada Asian Games Jakarta 2018,” jelas Yasser.
Target Masuk Enam Besar
Ketika disinggung masalah target di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Yasser tidak muluk-muluk dengan menyebut masuk dalam peringkat enam besar. “Di Asian Games 2026 ini hanya juara yang langsung mendapatkan tiket ke Olimpiade Los Angeles 2028. Jadi, target kita bisa masuk di peringkat 6 besar untuk bisa mengikuti babak kualifikasi Olimpiade 2028. Melihat kualitas kita mudah-mudahan bisa lebih dari itu,” tegasnya.
“Ya, kita memang sejak awal menargetkan masuk peringkat enam besar. Jadi, kita bisa mengikuti babak kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028. Kita akan berusaha meski saingan cukup berat antara lain, India, Jepang, Hong Kong, Korea, Tionghoa Taipei, dan Malaysia,” timpal Pelatih Timnas Hoki Field Indonesia asal Malaysia, Muhammad Dhaarma Raj.
Seperti diketahui, Timnas Hoki Field Indonesia menjalani pelatnas mandiri sejak Januari 22026. Mereka sudah melakukan berbagai uji coba di luar negeri. Terakhir menjalani Training Camp (TC) di Darwin, Australia.
“Sebenarnya banyak yang kita butuhkan dalam melakukan persiapan menuju Asian Games 2026. Hanya saja kita paham kondisi pemerintah. Kita melakukan pelatnas mandiri sejak Januari lalu sampai sekarang. Kami berharap nanti bisa dibantu dari pihak CdM dan pemerintah,” imbuh Yasser, panggilan karibnya. (*/dk)








Komentar