POSKOTA. CO – Bagi pria lajang yang ingin mencari janda muda berparas cantik dan ayu untuk dijadikan istri, datang saja ke Bogor.
Diwilayah berhawa sejuk yang selalu didera kemacetan panjang saat weekend atau hari libur nasional dan libur hari raya ini, menyimpan banyak janda muda yang memikat lelaki yang berkunjung.
Kulit putih mulus dengan senyum khasnya, membuat kaum lelaki yang datang ke tempat ini selalu berlama-lama. Wanita muda yang menyandang status janda ini dikarenakan beberapa faktor. Setidaknya ada yang menjanda, karena ditinggal suaminya meninggal dunia.
Ada yang pernah menjadi istri simpanan pejabat. Namun karena putus, akhirnya menjanda. Ada juga yang menjadi janda lantaran kawin kontrak dengan warga negara asing (WNA) asal Timur Tengah. Wilayah yang menjadi pusat kawin kontrak adanya dikawasan wisata Puncak, Bogor.
Penelusuran wartawan media ini, janda muda lantaran ditinggal meninggal dunia sang suami sangat kecil presentasinya.
Janda ditinggal suami karena meninggal dunia juga ada di semua daerah di Indonesia.
Janda dengan suami meninggal dunia sebagian dari mereka rela untuk hidup sendiri alias tidak mau menikah lagi dengan berbagai alasan.
Seperti janda Rita (32), dia Ada enggan menikah lagi saat suami meninggal, karena alasan dilarang oleh anak dan alasan lainnya.
Sementara untuk janda bekas kawin kontrak dikawasan puncak, mereka lebih memilih merawat anak hasil hubungan mereka saat bersama pria Timur Tengah.
Janda kawin kontrak ini presentasinya cukup besar. Wanita singel dengan status janda biasanya mereka nikah siri dan dikontrak selama beberapa bulan atau beberapa tahun oleh warga negara asing (WNA).
Kebanyakan dari mereka, banyak yang memiliki keturunan. Banyak juga yang tidak. Bagi yang memiliki keturunan, akan mendapat bulanan dari suami kontraknya yang sudah pulang ke Arab.
Hal lain yang membuat wanita kawin kontrak dengan pria Timur Tengah terus menjanda, karena saat berlangsung hubungan kontrak, wanita Bogor ini dibayar dengan uang puluhan juta.
“Bekas suami mereka kembali ke negara asalnya tapi si wanita terus menjanda, karena masih banyak uang saat kawin kontrak dulu. Ada yang jualan. Ada yang kembali menjalani profesi sebagai wanita ditempat hiburan malam. Mereka sudah malas berumahtangga lagi,”kata Supri yang mengaku warga Jogjogan.
Untuk janda mantan istri pejabat presentasinya kecil. Mereka berdomisili di Kampung Gunungbatu, Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.
Didaerah ini, selain janda muda bekas istri siri pejabat, juga mantan simpanan pengusaha baik nasional maupun luar negeri.
Bagi kaum lelaki yang ingin ke kampung yang berbatasan langsung dengan Jonggol dan Cianjur ini harus melewati jalanan berbukit dan melewati belantara hutan.Kehidupan janda disini, lebih banyak bertani dengan memanfaatkan lahan Perhutani milik negara.
Warga diwilayah ini mengaku, kampung mereka, selalu didatangi tamu laki-laki dari Jakarta dan sekitarnya untuk mencari janda.
Warga di daerah ini juga mengaku, ada juga janda ditinggal suaminya yang menikah lagi dengan perempuan lain di desa berbeda.
“Mereka memilih menjadi janda setelah suami mereka selingkuh dengan wanita lain. Karena tak mau dimadu, akhirnya mereka memilih menjadi janda. Selain faktor selingkuh, kebanyakan wanita Bogor yang menjadi janda juga karena faktor ekonomi. Mereka kerap bertengkar dengan pasangan dan pada akhirnya sepakat untuk bercerai,” kata seorang warga yang mengaku bernama Deni Irawan.
“Ada juga janda ditinggal suami yang meninggal karena terkubur di tambang. Presentasinya sangat kecil. Di desa ini ada tiga kampung yang dikenal sebagai Kampung Janda, yakni Kampung Panyarang Kidul, Kampung Panyarang Tengah, dan Kampung Panyarang Lebak. Para suami mereka meninggal dunia karena menjadi korban longsor tambang galian C, memilih tak menikah lagi,” paparnya lagi. (yopi)








Komentar