oleh

Tragedi Kanjuruhan, Pemkab Malang Tanggung Biaya Perawatan 180 Korban Dirawat

POSKOTA,CO– Pemerintah Kabupaten Malang akan menanggung seluruh biaya pengobatan  korban kerusuhan sepak bola di Stadion Kanjuruhan Malang  usai pertandingan antara Arema FC dan Persebaya, Sabtu malam(1/10/2022).

Hal tersebut disampaikan Bupati Malang Jawa Timur, HM Sanusi, saat mendampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dalam konferensi pers di Mapolres Malang, Minggu(2/10/2022).

“Saya Bupati Malang dan Pemerintah Kabupaten Malang, kami prihatin dan turut berduka cita terhadap seluruh korban. Kami menyesalkan ada kejadian ini. Mudah mudahan ini kejadian terakhir di persepakbolaan Indonesia,” tegasnya.

Sanusi juga sudah menugaskan Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto, untuk mengambil langkah strategis menangani seluruh korban pasca kejadian.

“Rawat semua. Meski tidak ada identitasnya, rawat semua. Untuk biaya semua nanti yang nanggung Kabupaten Malang. Setiap korban yang masuk rumah sakit harus dijawab. Saya sudah perintahkan seluruh kepala rumah sakit untuk dirawat,” bebernya.

Ada 180 orang yang kini dalam perawatan di rumah sakit. Mereka tersebar di Rumah Sakit Kanjuruhan, Rumah Sakit Wava Husada, Rumah Sakit Hasta Brata, Rumah Sakit Teja Husada (Seluruh Rumah Sakit Ada di Kepanjen, Kabupaten Malang), dan RSSA Kota Malang.

Kerusuhan sepakbola ini merenggut 127 suporter meninggal dunia. Dua orang Polisi turut menjadi korban. (nurqomar/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *