oleh

WARGA BOGOR CAIRKAN DANA PSKS

Unjuk rasa santri dok
Unjuk rasa santri dok

POSKOTA.CO – Beginilah suasana ratusan warga dari tiga Kelurahan di wilayah Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor antri di Kantor Pos Bogor Jalan Ir. H. Juanda Bogoryang akan ke kantor pos Giro, Kamis pagi hari mereka berduyun duyun mendatangi Kantor Pos untuk mencairkan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) sebagai kompensasi dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)

Warga dengan sabar menunggu giliran dipanggil oleh petugas Kantor Pos untuk menerima pencairan dana PSKS. “Hari ini, Kamis (red) ada 3 Kelurahan yang mendapat giliran pencairan dana PSKS, yakni Kelurahan Sempur, Kelurahan Gudang dan Kelurahan Paledang, “kata Kepala Kantor Pos Bogor Teddy Suryadi.saat memantau langsung pencairan PSKS.

Ia menjelaskan, untuk kelurahan Sempur jumlah RTS (Rumah Tangga Sasaran) yang menerima sebanyak 223 RTS, Kelurahan Gudang sebanyak 417 RTS dan dan Kelurahan Paledang dengan 454 RTS,” kata Kepala Kantor Pos Bogor Teddy Suryadi.

Menurut dia, pencairan dana PSKS di Kantor Pos Besar Bogor dilakukan secara bergiliran, hal ini untuk mengindari antrian panjang. Dana bantuan yang disalurkan kepada RTS untuk dua bulan yaitu bulan November dan Desember dimana perbulannya RTS menerima bantuan sebesar Rp200.000,-. “Jadi dana yang diterima RTS sebesar Rp400.000,-, “ kata Teddy.

“Bagi warga atau RTS yang akan mencairkan dana bantuan diharuskan membawa Kartu Perlindungan Sosial (KPS), Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau surat keterangan dari kelurahan,” lanjutnya.

Teddy menjelaskan, program PSKS merupakan program pemberian bantuan dana simpanan langsung dari pemerintah dalam rangka membangun keluarga produktif untuk memberdayakan dan melindungi masyarakat miskin dimana saat ini sekitar 25% (15,5 juta jiwa) masyarakat miskin telah mempunyai Kartu Perlindungan Sosial (KPS).

Ditanya pencairan tahun depan, Teddy mengaku belum tahu. “Yang jelas mulai hari ini penyaluran untuk bulan November dan Desember 2014, “ imbuhnya.

Sementara itu di Garut, kecamatan Kadung Ora. Banyak warganya yang mengeluh, akibat tidak peroleh dana PMKS. Jatah mereka di potong 200 ribu rupiah dengan alasan untuk yang tidak dapat. Akibatnya mereka kecewa, namun tidak tahu harus mengadu kepada instansi mana. (hais)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *