POSKOTA.CO- Tidak kuat dianiaya tiga pembantu rumah tangga(PRT) dari majikannya yang bernama Punam,53, warga Perumahan Agung Indah 1, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis(18/12) malam mengadu ke Polsek Tanjung Priok.
Ketiga pembantu yang dianiaya:
o. Yani,39,
o. Resti,19,
o.Asih,49,
Satu korban bernama Yani, yang tak kuat menahan derita kabur dengan cara memecahkan kaca jendela dengan cobek. “Ketiga pembantu sudah kita amankan dan kasusnya sudah kita tindak lanjyi,” kata Kanit Polsek Tanjung Priok, Iptu Bayu Visesa.
Ketiga PRT tersebut mengaku kerap mendapat pukulan dari sang majikan.Tidak hanya penyiksaan yang didapat, ketiganya juga diberi makan sehari sekali, dan dilarang keluar rumah. “Kalau bapaknya baik, dia nggak ikut nyiksa,” ujar korban.
Kepada polisi para pembantu tersebut juga mengaku selama bekerja sudah sebulan belum terima gaji. “Saya dipukul pakai tangan kosong Pak,” kata korban.
Dari keterangan warga diketahui, kasus penganiayaan tidak kali ini dilakukan oleh Punam.Sejumlah PRT yang sempat bekerja juga bernasib sama dan kabur dari rumah.(sapuji)







Komentar