oleh

Satpol PP Belum Perlu Sandang Pistol

1pistol APOSKOTA.CO- Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Drs Dwi Priyatno memandang belum perlu Satpol PP dipersenjatai pistol.

Ungkapan Kapolda mengomentari pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Poernama alias Ahok, yang akan mempersenjatai anggota Satpol PP dengan senjata api(senpi) dalam menjalankan tugasnya.

Menurut Dwi menyandang senpi harus mengikuti berbagai prosedural, layaknya anggota Polri. “Sementara ini polisi saja untuk laksanakan tugas seperti unjuk rasa itu sampai level 6 penggunaannya. Jadi itu di didik yang terlatih, psikotes, dan lain-lain. Jadi tindakan polisonil harus betul-betul tepat.

Kita kalau melakukan penegakan itu lebih baik sosilisasi yg jelas ya dan pihak Pemprov bisa minta bantuan ke polisi dan kita dukung sepenuhnya. Seandainya ada oknum-oknum yg bermain termasuk oknum Polri misalnya kita akan tindak, kita tidak main-main.

Sudah saya sampaikan pada Ahok kita akan back- up sepenuhnya kalau ada oknum yang katakanlah melindungi seperti premanisme ataupun PKL-PKL yang sulit ditertibkan,” kata Dwi kepada wartawan.

Dwi menjelaskan, Satpol PP tidak harus selalu dilengkapi dengan senpi didalam menjalankan tugasnya sebagai penegak peraturan daerah(perda). Disis lain, kata Dwi, dalam tugasnya, Satpol PP harus melibatkan anggota TNI/Polri untuk membackup.

Masyarakat yang ditertibkan ini bukan penjahat, katakanlah PKL kita harus betul-betul ngomong sama dia. Jadi selama ini juga kita lihat dari urgensinya, polisi yang bertugas memback- upnya tidak semuanya memakai senjata,” pungkas mantan Kapolda Jawa Tengah ini.

Sebelumnya, Ahok berang dengan perilaku para PKL yang berada di kawasan Monas, karena menolak untuk ditertibkan.Akhirnya, mantan Bupati Belitung Timur ini mengatakan, akan memeprsenjatai anak buahnya dengan senpi biar bisa tembak-tembakan.(sapuji)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *