oleh

Pengancam Pangab dan Kapolri Terdeteksi Pria Kelahiran Pasuruan

Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman. (DOK)
Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman. (DOK)

POSKOTA.CO – Polri berhasil mengidentifikasi oknum yang tampil dalam video Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Namun, Polri tidak akan melakukan tindakan hukum terhadap oknum tersebut.

Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman, Sabtu (27/12) mengungkapkan, yang bersangkutan adalah salah seorang WNI (warga negara Indonesia) nama inisialnya SM. Tidak perlu kita tanggapi, kalau dia lakukan tindakan pelanggaran hukum di Indonesia, tentu kita akan lakukan langkah hukum. “Locus delicti-nya bukan di Indonesia. Tetapi, kita belum tahu persis pengambilan videonya di mana,” ucap Kapolri.

Jenderal (Pol) Sutarman menambahkan, SM merupakan pria kelahiran Pasuruan. “Kelahiran Pasuruan. Dia adalah gelombang pertama WNI yang ada di Siria,” imbuh Kapolri. Kita mengingatkan seluruh masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang bertentangan dengan aturan.

Sebelumnya beredar video di laman Youtube, seorang pria dengan menggunakan bahasa Indonesia, mengancam Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, Polri, dan Banser. Video yang diunggah oleh akun bernama Al-Faqir Ibnu Faqir pada 24 Desember 2014 tersebut berjudul “Ancaman wahabi terhadap Polisi, TNI dan Densus 88, Banser”.

Video tersebut berdurasi 04:01 menit. Dalam video itu, pria berkumis dan berjanggut tersebut mengancam Panglima TNI, Polri, dan Banser, dengan mengatakan menunggu kedatangan TNI, Polri, dan Banser yang dikabarkan akan ikut memerangi ISIS.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *