
POSKOTA.CO – Seorang wartawan SJ Effendi mengaku dari media NMN, melawan petugas petugas kepolisian saat terjaring Operasi Zebra Jaya 2014 di depan Jalan SGC, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (3/12/2014).
Ceritanya, saat itu Effendi, diberhentikan oleh petugas Satuan Lalu Lintas Polresta Bekasi Briptu Beben. Effendi pun marah-marah, dan mencaci maki Beben. Kesal dimaki-maki oleh Effendi, Beben pun melaporkan hal itu ke Satreskrim Polresta Bekasi.
“Anggota kami, Beben yang menjadi korban saat ini sudah membuat laporan ke Satreskrim dan kasus ini sedang diproses,” kata Bin Ops Satuan Lalu Lintas Polresta Bekasi, Iptu Rudi Wira.
Kata dia, laporan itu sengaja dibuat oleh Briptu Beben. Dia merasa perlakuan wartawan tersebut tidak menyenangkan. “Anggota kami tidak terima dan setelah mengadukan kepada Kapolres, beliau mendukung sehingga laporan itu dibuat anggota,”jelasnya.
Laporan yang dibuat anggota pun, kata Rudi, merupakan bagian dari upaya pembelajaran kepada masyarakat. “Kami berharap ini menjadi pelajaran bagi masyarakat luas agar dapat mematuhi peraturan. Termasuk kepada wartawan,” tuturnya.
Rudi menuturkan kronologis kejadian itu. “Saat itu si pelaku tidak terima dihentikan petugas. Dan malah melawan petugas dengan mendorong dan mengeluarkan kata-kata yang tidak terpuji,” ungkap Rudi.
Pada saat itu, kata dia, sempat terjadi cekcok mulut antara petugas dan Effendi. Bahkan, Effendi sempat ini memanggil teman-teman wartawan lainnya. “Dia (pelaku) sampai bilang kepada anggota kami dengan nada tinggi,” terangnya. Kata-kata dan tindakan Effendi, membuat Beben geram. Dia pun meminta agar kasus ini ditindaklanjuti.







Komentar