oleh

MAHASISWI UNDIP DIBUNUH DI RUMAH PAMANNYA

Ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan

POSKOTA.CO – Ina Winarni Selasa malam (9/9) Mahasiswi Fakultas Sastra Undip semester VII ditemukan tergelatak di kolong tempat tidur rumahnya Jalan Estetika Raya Blok G Nomor 26 Perumahan Graha Estetika, Semarang. Dilihat dari kondisinya Ina, menjadi korban pembunuhan.

Hingga Rabu pagi( 10/9) polisi Semarang masih bekerja keras mengungkap kejadian tersebut . Pembunuhan ini pertamakali diketahui oleh Umar Sahid , pemilik rumah yang masih paman korban . Menurut penuturan saksi Kasmadi, satpam di perumahan setempat, sekitar pukul 22.00 WIB, sehabis pulang kerja, Umar bermaksud salat Isya.

Saat sujut, Umar kaget melihat ada kaki manusia di bawah kolong tempat tidur di kamar utama . Setelah didekati , ternyata kaki tersebut adalah Ina Winarni, keponakannya sudah dalam keadaan tak bernyawa. Pak Umar kontan menjerit minta tolong hingga mengagetkan sejumlah petugas satpam setempat .

Satpam berdatangan dan segera melapor kepada polisi . Menurut satpam Kasmadi , korban Ina Winarni sempat mengambil kunci rumah yang ditempatinya, Selasa (9/9) sekitar pukul 10.00 WIB.

“Saat itu korban naik Honda Vario pulang dari kampus mengambil kunci rumah di pos satpam. Kunci ditinggalkan oleh pemilik rumah, Pak Umar Sahid. Rumah dalam keadaan sepi,” ungkap Kasmadi. Selanjutnya, sekitar pukul 12.30 WIB datang seorang tukang pemasang kaca, Tarmin. Saat itu, Tarmin melihat pintu garasi terbuka dan pintu akses ruang tengah dari garasi juga terbuka.

“Pak Tarmin lalu menelepon Pak Umar. Dia (Tarmin- Red) bilang rumah sepi, namun Pak Umar tetap meminta Pak Tarmin memasang kaca di kamar mandi belakang,” terang Kasmadi. Tarmin , tukang kaca itu kemudian meninggalkan lokasi kejadian setelah memasang kaca.

Sekitar pukul 16.00 WIB , anak Umar Sahid yang masih duduk di bangku SD pulang ke rumah . Anak tersebut sempat mencari-cari Ina Winarni namun tidak ditemukan. Tewasnya mahasiswi Undip itu baru diketahui setelah Umar sahid pulang dari bekerja sekitar pukul 22.00 WIB .

Saat pulang ke rumahnya Umar Sahid sempat juga mencari dan memanggil nama Ina , keponakannya itu , tetapi tidak ditemukan . Saat ditemukan kondisi korban dalam posisi terlentang, dengan tangan diikat di atas kepala dan bajunya tersingkap terbuka serta celananya melorot. Di kamar mandi kamar korban ditemukan banyak bercak darah .

Polisi yang melakukan penyelidikan di lokasi kejadian mengerahkan anjing pelacak . dari pemeriksaan di lokasi kejadian diketahui sepeda motor Honda Vario yang masih baru raib. Di ruang tamu juga ada bercak darah .

Sementara itu anjing pelacak menuju ke bangunan rumah yang masih sementara dalam pembangunan. Langkah anjing pelacak itu terhenti di depan sepasang sepatu boot yang diduga milik pekerja bangunan rumah tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *