POSKOTA.CO – Pihak PT Telekomunikasi Indonesia (PT Telkom) membantah terkait ledakan pipa gas fiber optik di gorong-gorong Jalan Sudirman pada Rabu (16/6/2014) Malam.
Fakta-fakta di lapangan, kata pihak PT Telkom, menunjukkan penyebab ledakan pipa gas tersebut bukan disebabkan pekerjaan yang sedang dilakukan oleh pihaknya.
“Titik ledakan pipa gas letaknya berjauhan dari pekerjaan yang dilakukan Telkom yaitu penyambungan kabel serat optik, bukan pekerjaan pengeboran (civil work) seperti yang diberitakan beberapa media. Pekerjaan sipil yang dimaksud beberapa media tersebut telah selesai dikerjakan Telkom sejak Mei 2014,” tegas Arif Prabowo, Wakil Humas PT Telkom, saat berbuka bersama dengan wartawan di Jakarta, Kamis (17/7/2014).
Titik ledakan pipa gas terletak jauh dari lokasi pekerjaan mitra Telkom, kata Arif. Namun, dua karyawan mitra PT Telkom dikabarkan menderita luka ringan akibat kejadian ledakan pipa tersebut.
Saat ini penanganan penyelidikan peristiwa tersebut masih ditangani oleh pihak kepolisian. Beberapa orang dari PT Telkom juga dimintai keterangan terkait kasus ledakan pipa gas tersebut. Arif menekankan agar tidak ada aksi saling tuding dari pihak manapun.
“Saksi-saksi dari pihak-pihak terkait termasuk dari Telkom sudah dimintai keterangan oleh Polda Metro Jaya. Diharapkan tidak ada pihak-pihak yang saling menyalahkan terkait kejadian ini, sambil menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan pihak Labfor (laboratorium forensik) Polda,” pungkasnya. (Hakim)







Komentar