oleh

Kecelakaan Jelang Lebaran Akibatkan 108 Orang Meninggal Dunia

Ilustrasi
Ilustrasi

POSKOTA.CO – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengumumkan bahwa jumlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) saat arus mudik hingga hari ketiga Operasi Ketupat 2014 mencapai 571 kasus.

“Total jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi hingga hari ketiga Operasi Ketupat atau H-4 Lebaran semua ada 571 kasus,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Agus Rianto di Jakarta, Jumat.

Agus memaparkan, dari 571 kasus kecelakaan dalam arus lalu lintas mudik itu, tercatat 108 korban meninggal dunia, 138 korban luka berat, 594 korban luka ringan.

Ia pun menyebutkan kerugian materiil yang timbul akibat terjadinya kecelakaan lalu lintas pada arus mudik hingga H-4 Lebaran itu mencapai sekitar Rp860 juta.

Adapun kendaraan yang terlibat dalam seluruh kecelakaan lalu lintas itu, terdiri dari 218 sepeda motor, 26 mobil penumpang, 34 bus, 42 mobil barang, satu kendaraan khusus, dan sembilan kendaraan tidak bermotor.

“Namun, dibandingkan dengan lalu lintas mudik pada 2013, sejauh ini (H3 Operasi Ketupat) terjadi penurunan angka kecelakaan dari 243 kasus menjadi 239 kasus,” ujarnya.

Selanjutnya, ia mengatakan untuk mencegah bertambahnya angka kecelakaan lalu lintas mudik, petugas Kepolisian akan memperketat pengawasan dan meningkatkan penindakan bagi pelanggaran lalu lintas.

“Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat, selain melakukan patroli, kami juga melakukan penegakan hukum, seperti tilang dan teguran,” kata Agus.

Menurut dia, sampai hari ketiga operasi tersebut, Kepolisian telah melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas, berupa 11.796 tilang dan 8.855 teguran.

“Kami berharap kedepannya situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) bisa dipertahankan tetap kondusif dan arus lalu lintas mudik semakin lancar,” ujarnya.

Polri mengerahkan sekitar 137.000 personel kepolisian dalam Operasi Ketupat 2014, guna mengamankan situasi menjelang dan saat pelaksanaan mudik dan Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah.

Operasi Ketupat 2014 dilaksanakan selama 16 hari, yaitu mulai 22 Juli hingga 6 Agustus.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Kepolisian bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan guna memberi pelayanan kepada masyarakat agar pelaksanaan kegiatan mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *