oleh

Dompet Dhuafa Award 2014: Cinta Sesama

dompet dhuafa-1POSKOTA.CO – Sorotan lampu warna warni ditingkahi gempuran kamera dari berbagai sudut, menghunjam gemuruh orang saat lembaga nirlaba Dompet Dhuafa menghelat milad ke 21 dengan menyuguhkan acara spektakuler ‘broadcast direct eye’ bertitel ‘Dompet Dhuafa Award 2014’ di Auditorium TVRI Jakarta (20/8).

Mengusung tema ‘Menginspirasi dengan Berbakti’, DD Award 2014 mengawali pertunjukan ‘live’ disaksikan jutaan pemirsa TVRI, dengan menyuguhkan tarian Lenggang Nyai diteruskan lagu ‘Indonesia Raya’. Applaus membahana pun datang dari tamu undangan yang menyesaki ruangan.

Dipandu host beken artis Julia Rahman dan Agus Idwar, acara pun berlangsung santai kendati tak mengurangi rasa khidmat. Pidato Parni Hadi, Ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri DD yang menyebut Indonesia akan indah dengan sifat saling berbagi, menyampaikannya dalam orasi yang berapi-api, disusul performing finalis Indonesian Idol Shenaa Malsiana yang melantunkan ‘Berkibarlah Bendera Negeriku’ buah karya gemilang almarhum Gomloh, menambah gegap gempita acara itu.

Di puncak pergelaran, DD Award 2014, pun menampilkan para penerima penghargaan. Diawali pemanggilan tokoh untuk kategori pendidikan ke atas panggung nan megah, seorang pria bernama M Shaleh. Lelaki ini sukses membangun madrasah di desanya yang digratiskannya bahkan hanya membayar upah guru seadanya dengan cara yang mengharukan sekaligus membanggakan, menyisihkan pendapatannya sedikit demi sedikit padahal profesinya cuma seorang supir bus.

Para penerima penghargaan lainnya adalah Yudik Prianto untuk kategori ekonomi, disusul Mashadi (kategori lingkungan), Joserizal Jurnalis dari Mer-c untuk kategori kesehatan, Suprapto untuk bidang kemanusiaan, H Shoimun untuk bidang pengabdian kepada masyarakat, aktris veteran Nungky Kusumastuti untuk bidang budaya, dan Prof Dr Ir Muhammad Amin Aziz untuk Lifetime Achievement.

Sementara itu, Presiden Direktur DD Ahmad Juwaini, menyebut, selain para tokoh bidang pemberdayaan, DD juga memberikan penghargaan kepada media, ”Yakni media yang memberi inspirasi bagi masyarakat, yakni NetTV melalui program ‘Lentera Indonesia’,” ujarnya.

Penerima penghargaan merupakan hasil seleksi dewan juri yang diketuai Erna Witoelar didukung para tokoh lainnya. Menurut Erna yang dibaiat berpidato malam itu menyebut para tokoh penerima penghargaan berhasil menginspirasi melalui kerja pemberdayaan masyarakat.

Pernyataan Erna diamini Ahmad Juwaini. “Hasil kerja pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh pemenang DD Award telah memiliki dampak nyata dan signifikan terhadap kemajuan masyarakat dan bangsa Indonesia,” jelasnya.

Para peraih penghargaan itu, sambung Ahmad, merupakan para insan yang memiliki dedikasi tinggi dalam melakukan kerja-kerja pemberdayaan. “Mereka menginspirasi masyarakat untuk terus berbakti kepada negeri,” cetusnya.

“Indonesia tidak mungkin merdeka tanpa kedermawanan. Dimulai dari pahlawan yang mengorbankan nyawanya agar Indonesia merdeka. Untuk itu, di era kemerdekaan, alangkah baiknya diisi dengan cinta sesama dan saling tolong menolong,” imbuh Parni retoris. (Hakim Moesthaf)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *