oleh

Dian Nurfarida, ‘Anak Baru’ di Politik Depok Berani ‘Lawan’ Wakil Ketua DPRD

DEPOK – Kasus adanya penolakan warga berobat tidak bisa memakai KTP yang diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Depok sempat menjadi polemik di media sosial. Mengingat sebelumnya Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono menyatakan warga berobat cukup membawa KTP.

Menyikapi hal tersebut sejumlah anggota DPRD Kota Depok yang berkoalisi angkat bicara. Salah satu diantaranya  Dian Nurfarida. Anggota DPRD dari Fraksi PKS ini dengan tegas membantah kalau warga yang  berobat gratis dengan membawa KTP tidak bisa dilayani, tidak benar. “Semua sesuai prosedur baik mulai dari rekaman data KTP, KK maupun pemegang kartu BPJS warga yang akan berobat,” tegasnya, Kamis (21/12).

Menurutnya, polemik adanya warga yang sakit berobat tidak bisa menggunakan KTP dinilai hanya upaya menaikkan popularitas  salah satu Wakil Ketua DPRD Depok.

Terkait kasus tersebut, kata Dian Nurfarida, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengeluarkan Surat Edaran (SE) berisi tentang petunjuk teknis berobat hanya menggunakan KTP.

Keberanian Dian Nurfarida, membantah ketidakbenaran adanya warga Depok tidak bisa dilayani berobat di rumah sakit menggunakan KTP mendapatkan respon positif masyarakat.

Sebagai warga Depok yang lahir 47 tahun lalu, Dian Nurfarida, selain menjadi anggota DPRD Depok  juga menjadi anggota Kadin Bogor, Anggota Kadin Depok, Anggota of HIPPI dan  menjadi Pembina dari Wirausaha Pelajar Indonesia atau WPI.

Setelah meraih gelar sarjana ilmu sosial di STIA Yapan Jakarta Selatan, Dian, melanjutkan pendidikan hingga bergelar Magister di Indonesian School of Managemen dan meraih gelar Magister Komunikasi. Selanjutnya
berkiprah dalam bidang usaha dan mampu membangun berbagai perusahaan yang memberdayakan banyak orang, termasuk para pemuda yang berpotensi menjadi pengusaha hebat di masa depan.

Salah satu usaha yang berhasil ditangani dan dibangun hingga sekarang adalah Baba Food International PTE.LTD. Baba Food International bergerak di bidang pangan dan Dian Nurfarida menjabat sebagai Direktur Utama. (anton/ta)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *