oleh

Masa Depan dan Kematian, Dua Hal yang Ditakuti Manusia

POSKOTA.CO – Di hari-hari di hampir satu tahun berjalan ini banyak orang dihantui oleh ketakutan. Hal ini dilandasi oleh keadaan dimana pandemi Covid 19 belum diketahui pasti, kapan akan berakhir.

Celakanya, ditengah kecemasan dan ketakutan ini, manusia bukannya takut kepada Tuhan, akan tetapi takut manusia lebih takut kepada perkara-perkara yang ada di dunia ini.

Orang yang berkelimpahan secara materi, takut kehilangan hartanya ketika suami sering pulang terlambat.
Istri seringkali takut kalau-kalau suaminya selingkuh. Seorang gadis yang sedang menginjak usia dewasa, dihantui rasa takut karena belum juga menemukan jodoh. Bisa dikatakan, bahwa ketakutan kerap timbul dalam diri semua orang.

Terkait hal ini, firman Tuhan dalam Kitab Yesaya 8:13 mengingatkan kita, “Tetapi Tuhan semesta alam, Dialah yang harus kamu akui sebagai yang kudus, kepada-Nyalah harus kamu takut dan terhadap Dialah harus kamu gentar.”

Penulis menguraikan, hal terbesar yang seringkali manusia takutkan adalah hari esok atau masa depan!.
Namun penulis mau mengingatkan, sebagai orang yang percaya kepada Yesus, tak perlu takut akan masa depan. Sebab semua ada dalam jaminan Tuhan.

“Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan,” demikian kata Tuhan dalam Kitab Yeremia 29:11.

Untuk itu, bagi anak-anak Tuhan tidak perlu kuatir, sebab masa depan dan harapan bagi orang percaya itu sungguh ada dan tidak akan pernah hilang.

Amsal 23:18 sangat tegas, dimana Tuhan berjanji menyertai kita sampai kepada kesudahan jaman. Bahkan Matius 28:20b mempertegas lagi, “Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus, Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.” demikian Kitab Yesaya 46:4.

Hal lain yang sangat menakutkan manusia adalah kematian. Namun kematian bagi orang yang ada di dalam Kristus hanyalah sebuah perpindahan tempat saja.

“Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia.” demikian Kitab 2 Korintus 5:1 menegaskan.

Karena itu rasul Paulus dalam Kitab Filipi 1:21 menyatakan, “bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.”

Firman Tuhan ini sekaligus menguatkan dan memantapkan keyakinan kita, bahwa kematian bukanlah hal yang menakutkan bagi orang percaya. Alkitab memperingatkan agar kita hanya takut akan Tuhan dan gemetar di hadapan-Nya.

“Wujud kita takut akan Tuhan adalah ketika kita hidup taat melakukan firman-Nya dalam kehidupan kita sehari-hari. Tak perlu kita takut dengan perkara-perkara fana, tapi takutlah akan Tuhan!,”kata Yapy Melianton Doroh, Majelis GPIB Zebaoth Bogor. (#)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *