oleh

Hiduplah dengan Nilai, Bukan dengan Angka

POSKOTA.CO – Hiduplah dengan “Nilai” dan bukan dengan “Angka”. Kitab Efesus 5 : 17 mengingatkan, sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.

Selembar kertas uang dengan nominal seratus ribu, jika kita pakai untuk makan sendiri di warung, maka hanya akan menjadi angka seratus ribu tanpa nilai.

Namun sebaliknya, dengan nominal yang sama, jika kita belikan lima nasi bungkus, lalu kita bagikan kepada orang miskin, maka uang itu akan memiliki nilai.

Pertanyaannya, apakah uang dan harta yang kita miliki bisa menjadi sesuatu yang ber-nilai, atau hanya menjadi sekedar angka yang tidak berarti.

Semua itu tergantung dari pilihan kita. Apakah uang itu akan kita pakai untuk melakukan kehendak Tuhan atau hanya untuk memuaskan kehendak kita. !!!

Hidup di jaman modern saat ini, tentunya butuh sebuah landasan iman yang kuat. Mari kita lihat di hari-hari terakhir ini, ada begitu banyak orang percaya yang mengukur kualitas hidupnya hanya dengan angka. !!!

Seperti sudah punya rumah berapa?. Sudah punya mobil berapa?. Sudah punya rekening berapa?. Dan tak kalah hebatnya, sudah punya gelar berapa?.
Ini mengerikan!!!.

Penulis berkeyakinan, jika seluruh fokus hidup manusia, hanya berpusat pada “Saya” dan “Apa yang saya punya”, maka inilah penyesatan terbesar di akhir jaman.

“Jujur, saya justru merasa kasihan, jika ada orang percaya yang masih berbangga dan membanggakan segala sesuatu yang sudah berhasil mereka miliki dan capai di dunia ini.
Maaf, jangan pernah menepuk dada dan berpikir saya sudah Kristen sejak lahir, jika faktanya, anda hanya membanggakan “Angka” dan bukan “Nilai” dalam hidup ini,” kata Yapy Melianton Doroh, Majelis GPIB Zebaoth Bogor.

Melalui pemahaman ini, Tuhan melalui peran Roh Kudus mengingatkan kita semua, supaya
segala sesuatu yang kita lakukan, akan menjadi nilai. Karena kita melakukannya untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Lebih baik jika kita sadar, lalu meratapi dan menangisi hidup yang penuh egois yang berkutat pada angka. Carilah nilai dengan mencintai hidup yang berbagi dengan sesama.

Sebab sebagai pengikut Kristus, umat pilihan Allah, kita harus tau, bahwa di dalam hidup ini, sesungguhnya ada yang lebih penting dari sekedar sebuah angka yakni “Nilai”.
Kenapa?, karena Tuhan Yesus lebih melihat “Nilai” ketimbang hanya sebuah “Angka”. !!!

“Segala sesuatu hanya akan menjadi sekedar angka, jika kita melakukannya hanya untuk mementingkan diri sendiri. Akan tetapi, segala sesuatu akan menjadi nilai, jika kita melakukannya untuk Tuhan,”demikian Yapy menegaskan.

Bagi penulis yang berprofesi sebagai seorang jurnalis disebuah media nasional ini, hidup hanyalah sebatas tarikan napas. Jadi janganlah membuang kesempatan yang Tuhan beri untuk hal yang sia-sia.

Jadikanlah hidup ini dengan terus berpikir positif dan kerjakan segala sesuatu dengan baik. Waktu akan selalu berputar dan perbuatan kita akan memiliki nilai.

Teruslah mengasihi dan berbuat baik. Dengan berbuat baik, tidak akan menjadikan kita miskin. Justru sebaliknya, hidup kita akan semakin dikasihi oleh Tuhan.
Kenapa?, karena apa yang telah kita beri pada orang lain, Tuhan melihat dan memperhitungkannya. “Disinilah letak “Nilai” itu,”tegasnya.

Untuk itu, tetaplah berbuat baik sampai akhir. Tetaplah berbuat baik meskipun tidak ada yang menghargaimu.
Jangan habiskan sisa waktu hidup kita, hanya untuk membenci orang lain. Jangan pula sibuk mencari masalah. Tapi hiduplah dengan damai.

“Hendaklah kasih itu jangan pura-pura!. Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. Mari berbuat untuk mendapatkan nilai dan bukan angka. Karena dengan meraih nilai, maka kita telah menjalankan misi Tuhan di muka bumi ini,”pesan Kitab Roma 12:9 sebagai penegasan. (#)

 106 total views

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *