oleh

Dari Dalam Gelap, terbitlah Terang

POSKOTA.CO – Dia yang membuat terangNya bercahaya di dalam hati kita, hingga kita bisa milihat segala sesuatu dengan jelas. Mata untuk melihat, akan tetapi mata hati kita, harus dapat melihat segala sesuatu dengan jelas. 2 Korintus 4:6 Sebab Allah yang telah berfirman: “Dari dalam gelap akan terbit terang!”, Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus.

Dunia ini memang sudah gelap dan kegelapan, kesesakan, kesuraman telah menghimpit bumi Yes 8:22 dan akan melihat ke bumi, dan sesungguhnya, hanya kesesakan dan kegelapan, kesuraman yang mengimpit, dan mereka akan dibuang ke dalam kabut.

Kelahiran sang bayi Natal, Tuhan Yesus sebagai terang. Tuhan lahir ke bumi ini, untuk mengubah kegelapan, kesesakan dan kesuraman kita menjadi terang dan hidup kita jelas dan bermakna.

Untuk itu, bagi orang yang berada di dalam kegelapan, mereka yang buta mata fisik dan buta mata hatinya, melihat dunia ini sungguh gelap. Mereka belum pernah melihat secerca terang, selain kegelapan yang menghimpitnya tiap detik dan tiap hari.
“Maka Tuhan Yesus datang ke dunia, untuk mengubah kegelapan kita menjadi terang. Dia berkata : Akulah terang dunia,”kata Yapy M Doroh, pengurus Majelis GPIB Zebaoth Bogor.

Dalam uraiannya yang didasarkan pada Alkitab, Yapy menegaskan, siapa mau mengikut Dia (Yesus) tidak berjalan di dalam kegelapan. Mengikuti jalan Yesus, artinya, kita sudah berpindah dari kegelapan kepada terangNya yg ajaib. Tuhan Yesus, adalah pemilik terang kehidupan itu!.

Terang hidup yang diberikan Tuhan Yesus itu, tidak dapat dikalahkan oleh maut. Bahkan kegelapan sekalipun. Yoh 1:4-5, Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.

Jika Ia berkata Akulah terang dunia, berarti Ia bisa mengubah gelap menjadi terang. Yoh 9:5 Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia.

“Saat Tuhan melihat orang yang buta sejak lahir dan Tuhan memulihkan penglihatan orang itu, maka orang itu melihat terang. Dan Tuhan memiliki kuasa untuk merubah sesuatu dari “Tidak Mungkin” menurut manusia, menjadi “Mungkin”.
Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan!.

Orang bertanya kepada Yesus, kenapa orang ini lahir buta?. Apakah karena dosanya atau karena dosa orang tuanya?. Atas semua pertanyaan ini, Tuhan Yesus menjawab, bukan karena dosanya dan bukan pula karena dosa orangtuanya.

Tapi hal ini terjadi, supaya pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia. “Pergilah, basulah dirimu ke kolam Siloam, (Siloam artinya yang diutus). Setelah membasuh wajahnya, maka ia pun dapat melihat dan sujut menyembah kepada Tuhan Yesus. Ia juga memberi pensembahan kepada Allah. Yohanes 9:38 Katanya: “Aku percaya, Tuhan!” Lalu ia sujud menyembah-Nya,”ujar Yapy mengutip ayat Alkitab.

Penulis yang juga berprofesi sebagai seorang jurnalis ini ingin menegaskan, bahwa makna Natal itu bukan sebuah simbol rutin setiap tanggal 25 Desember, akan tetapi jauh dari itu, makna Natal atau kelahiran Tuhan Yesus yang di rayakan seluruh umat Kristiani diseluruh dunia, merupakan perayaan iman akan sebuah janji keselamatan yang hakiki.

Yesus lahir ke dunia ini, supaya semua orang yang buta rohaninya dapat mengenal Dia dan menyembah kepadaNya sebagI Allah yang benar dan hidup. “Hiduplah sesuai perintah Tuhan, agar jalanmu tidak tersesat. Dunia menawarkan keindahan yang semu. Tapi Tuhan Yesus menjanjikan keselamatan yang abadi. Tinggal kita manusia memilih,”pesan Yapy diakhir uraiannya. (#)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *