oleh

Warga Sulawesi yang Disandera Abu Sayyaf Tewas Tertembak

-Nasional-37 views

POSKOTA.CO – LB, Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi sanderan Abu Sayyaf Group (ASG), terkonfirmasi meninggal dunia. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, LB meninggal dunia setelah terjadi kontak senjata antara aparat dengan kelompok penyandera.

“Pada kesempatan kali ini saya ingin menyampaikan berita duka yang baru kita terima dari Filipina, satu sandera WNI dengan inisial LB diinformasikan meninggal dunia. Setelah terjadi kontak senjata antara aparat keamanan Filipina Joint Task Force Sulu dan 45th battalion infantry dengan kelompok ASG di kota Patikul di provinsi Sulu,” ungkap Retno Marsudi pada press briefing mingguan, Rabu (30/9/2020) via daring.

Retno menyebut jenazah telah berada di Rumah Duka di Kota Sambuaga, dengan berbagai kelengkapan dokumentasi yang tengah diproses oleh otoritas Filipina.

“Pada pukul 8 waktu setempat hari ini, jenazah telah diterbangkan dari Sulu ke Sambuaga dengan pesawat militer Filipina. Jenazah kemudian dibawa langsung ke funeral house di Sambuaga. Dokumentasi kematian dan kelengkapan lainnya, sedang diproses oleh West mincom, Funeral House dan PNP,” tambahnya.

Dikatakan, Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) berkomitmen agar berupaya menemukan empat WNI yang saat ini masih disandera oleh ASG.“Kita akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan otoritas Filipina, mengenai nasib 4 sandera lainnya. AFP telah memberikan komitmen untuk menemukan dan menyelamatkan mereka,” ujar Retno.

LB diketahui berasal dari Kota Buton, Sulawesi Tenggara, sebelumnya disandera oleh ASG bersama empat WNI lainnya. Kelima WNI yang merupakan nelayan itu disandera oleh ASG ketika berada di perairan Tambisan, Tungku, Sabah, Malaysia, pada Januari 2020.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *