oleh

Virus Corona Kacaukan Tiongkok, Puluhan Orang Terjatuh di Jalan, Mayat Berjejer di Lantai Rumah Sakit

-Nasional-170 views

POSKOTA.CO – Rumah sakit di Tiongkok dilanda kekacauan mayat-mayat korban virus Corona tergeletak di lantai. Di tempat in juga dipenuhi oleh pasien yang mengantre yang tengah berjuang mengatasi serangan virus mematikan tersebut.

Staf rumah sakit terliat mengenakan pakaian pelindung seluruh tubuh, sementara para pasien menunggu untuk diperiksa atau diberikan tempat tidur dengan menggunakan masker.

Dalam video yang beredar di media sosial terlihat tumpukan mayat ditutupi kain putih tergeletak di lantai. Baik perawat maupun orang yang lewat melangkahi mayat-mayat di koridor yang dipenuhi oleh orang-orang yang terinfeksi oleh virus mirip SARS.

Video tersebut beredar di situs jejaring sosial ala Tiongkok, Weibo, dan disebarkan oleh jurnalis South China Morning Post, Thomas Yau, membagikan rekaman yang diduga memperlihatkan mayat di lantai rumah sakit Palang Merah di Wuhan.

Seseorang mengaku sebagai perawat di Rumah Sakit Palang Merah #Wuhan  memposting video tersebut. Para pekerja medis dan pasien terjebak dengan tiga mayat di koridor rumah sakit yang penuh sesak. “Di sini tidak ada yang merawat mayat-mayat (korban),” tweetnya seperti dikutip dari Mirror, Jumat (24/1/2020).

Dalam  video lainnya, bebepa  pria mengerang kesakitan menggunakan masker berbaring di lantai dan orang di sekitarnya tampak acuh.

Dilaporkan, rumah sakit di Wuhan Tiongkok setiap harinya menerima ratusan pasien korban virus corona dan melampaui kapasitas rumah sakit. Puluhan orang tewas dan 800 orang lainnya terinfeksi virus mematikan yang belum ada obatnya ini.

Di media sosial  juga menunjukkan video, orang-orang yang terinfeksi jatuh di jalan-jalan atau di lantai rumah sakit dan klinik.

Di Wuhan  telah kehabisan masker, kaca mata dan pakaian pelindung di saat jumlah kasus terus meningkat. Rumah sakit juga  kewalahan menghadapi jumlah pasien, sebuah tenda telah didirikan di tempat parkir untuk merawat pasien karena tidak ada ruang lagi di dalamnya. (r)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *