oleh

Sigit : Saya Pikir Berurusan dengan BPJS Kesehatan Rumit?, Ternyata Tidak

JAKARTA-Sigit (30) tidak mengira kalau alur pelayanan peserta BPJS Kesehatan akan semudah ini. Dengan pelayanan kesehatan yang memuaskan, Sigit tidak pernah ragu untuk terus memanfaatkan adanya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang telah disediakan pemerintah untuk seluruh masyarakat. Kepuasan pelayanan yang didapatkannya ini membuat Sigit berencana untuk mendaftarkan istri dalam proses persalinan selanjutnya dengan Program JKN. Hal ini membuatnya merekomendasikan masyarakat lain untuk tetap memastikan keaktifan kepesertaannya dalam Program JKN.

“Seperti bukan peserta asuransi nasional, saya tidak merasakan adanya pembeda antara pasien peserta JKN dengan pasien lainnya, baik dari pasien umum maupun pasien dengan asuransi swasta lain. Dengan pengalaman saya, saya tidak ragu untuk mendaftarkan proses persalinan istri untuk yang kedua kalinya dengan Program JKN. Semua pelayanan yang dibutuhkan juga lengkap, memenuhi kebutuhan persalinan istri saya. Mulai dari pelayanan para petugas di Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang terdaftar, petugas di rumah sakit rujukan, hingga alat-alat sebagai fasilitas kesehatan yang tersedia juga semuanya mumpuni,” ujar Sigit seusai mengurus BPJS Kesehatan di Kantor Cabang Jakarta Barat, Jum’at (15/12/2023).

Menurut dia, tidak adanya diskriminasi membuat Sigit dan istri tenang selama menjalani proses pengobatan. Pelayanan yang sangat baik ini membuatnya memutuskan untuk melakukan kontrol rutin cek kandungan ke Faskes maupun ke rumah sakit rujukan. Dengan proses yang mudah dan cepat menurut Sigit, tidak perlu ada kekhawatiran untuk kedepannya.

Kepuasan pelayanan seperti ini tentu menjadi salah sau fokus utama BPJS Kesehatan, yaitu dalam meningkatkan mutu layanan peserta JKN. BPJS Kesehatan juga akan terus berupaya dalam peningkatan mutu layanan bagi seluruh peserta JKN di seluruh penjuru negeri, hingga ke pelosok wilayah Indonesia sekali pun.

Prosesnya Tidak Rumit Sama Sekali

“Awalnya sempat mengira akan lebih rumit kalau proses persalinan ini menggunakan Program JKN. Saya pikir alur pelayanan akan ruwet dan tidak karuan, sehingga saya sempat khawatir untuk mendaftarkan istri. Tapi, ternyata semua di luar perkiraan saya. Prosesnya tidak rumit sama sekali karena alur pendaftaran juga sangat jelas. Petugas juga menerangkan informasi yang mendetail sehingga kami sebagai peserta JKN tidak merasa kebingungan. Apalagi, di rumah sakit rujukan juga ada petugas dari BPJS Kesehatan yang stand by, sehingga kalaupun ada kendala saya dapat mengirimkan laporan langsung dengan tanggapan yang sigap. Namun selama ini memang tidak pernah ada kendala yang saya alami,” katanya.

Tanpa mengeluarkan iur biaya tambahan, Sigit semakin yakin untuk terus memastikan kepesertaan dirinya dan keluarga untuk tetap aktif dan bebas dari tunggakan denganmembayarkan secara rutin iuran perbulannya. Manfaat yang disediakan dari pemerintah melalui Program JKN ini dianggap sangat membantu seluruh masyarakat, terutama masyarakat kecil.

Menurut Sigit, jaminan kesehatan yang telah disediakan pemerintah ini lebih baik menjadi salah satu fokus masyarakat untuk memiliki jaminan kesehatan yang terpercaya, karena Sigit telah merasakan sendiri manfaatnya. Sigit percaya, bahwa tujuan utama pemerintah adalah pemenuhan kebutuhan masyarakat, dan masyarakat ada untuk mendukung program-program pemerintah seperti Program JKN ini.

“Mari kita pastikan untuk memiliki jaminan kesehatan. Pemerintah tentu memilih BPJS Kesehatan sebagai badan yang menjamin kesehatan kita semua dengan segala pertimbangan matang. Hal ini juga sudah dibuktikan melalui pengalaman saya dan pasien lainnya yang terdaftar sebagai peserta JKN. Tanpa iur biaya tambahan, tanpa diskriminasi, semua masyarakat dapat merasakan segudang manfaat yang diberikan dalam Program JKN dengan setara,” tutup Sigit. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *