JAKARTA—Perum BULOG kembali menggelar program Mudik Bersama sebagai bagian dari inisiatif nasional “Mudik Aman, Berbagi Harapan” yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN. Program ini bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan gratis.
Sebanyak 750 peserta terdaftar dalam program ini, yang terdiri dari para pekerja di lingkungan perusahaan, pedagang sekitar, takmir masjid, tenaga kebersihan, tenaga keamanan, serta masyarakat umum. Dari jumlah tersebut, 706 peserta berhasil diberangkatkan, atau sekitar 94 persen dari target awal.
Para peserta diberangkatkan menggunakan 15 unit bus menuju berbagai daerah di Indonesia, antara lain Palembang, Semarang, Purwodadi, Ngawi, Wonosobo, Purwokerto, Cilacap, Klaten, Yogyakarta, Wonosari, Purwantoro, Ponorogo, Pacitan, hingga Malang.
Pendaftaran program ini dilakukan secara daring pada 26 Februari 2026. Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari kuota yang langsung terpenuhi dalam waktu singkat.
“Begitu dibuka melalui website, tidak sampai dua jam, sudah terisi sekitar 700 peserta,” ungkap Direktur Utama Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, saat melepas keberangkatan pemudik Selasa (17/03/2026).
Hal ini menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap program mudik gratis, terutama bagi kalangan pekerja dan masyarakat dengan keterbatasan ekonomi.
Saat melepas resmi 15 bus pemudik, Rizal menekankan pentingnya keselamatan selama perjalanan mudik. Ia secara khusus memberikan pesan kepada para pengemudi bus agar selalu mengutamakan keamanan dan keselamatan penumpang.
Titip Pesan untuk Pengemudi
“Saya titip pesan kepada seluruh sopir, jaga keamanan dan keselamatan para pemudik. Tidak boleh mengemudi dalam kondisi mengantuk. Jika lelah, harus berhenti dan bergantian dengan sopir cadangan,” tegasnya.
Ia juga berharap seluruh peserta yang berangkat dapat kembali dengan selamat.“Saya ingin yang berangkat sekian orang, pulang juga dalam jumlah yang sama, lengkap tanpa kekurangan,” tambahnya.
Menurutnya, Program Mudik Bersama 2026 ini disebut sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam melayani masyarakat. Selain membantu meringankan beban biaya perjalanan, program ini juga memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi para pemudik.
“Intinya negara ingin berbakti kepada masyarakat dengan memberikan pelayanan terbaik, terutama saat momentum penting seperti mudik Lebaran,” ujar Dirut Bulog.
Ia juga mengajak para peserta untuk memanfaatkan momen mudik sebagai waktu berkumpul bersama keluarga serta mempererat tali silaturahmi.
Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat dapat pulang kampung dengan lancar dan tepat waktu. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas serta risiko kecelakaan akibat perjalanan mandiri.
Para peserta pun menyambut baik program ini. Banyak di antara mereka mengaku terbantu karena dapat pulang kampung tanpa harus memikirkan biaya transportasi yang biasanya meningkat saat musim mudik.
Di akhir sambutannya, pihak Bulog juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh peserta.
“Kami mengucapkan selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Semoga perjalanan mudik ini membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi kita semua,” tutupnya. (fs)







Komentar