taher 23/04/2019

POSKOTA.CO – Merayakan peringatan hari Kartini yang jatuh pada 21 Apri 2019, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu tampil beda. Dengan berbusana adat, kebaya para kartini kartini imigrasi palu melaksanakan tugas dan fungsi pelayanan pengurusan paspor.

Rini Amriani SE, Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Pemeriksaan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, menuturkan, khusus dihari kartini pihaknya tampil beda dalam melaksanakan pelayanan. “Ini sesuai bentuk kreasi dan inovatif yang diusulkan kepala kantor imigrasi untuk memberikan penghormatan bagi ibu kartini yang merupakan pejuang emansipasi wanita. “Tutur Rini.

Namun untuk prosedur pelayanan kata Rini, pihaknya tetap berpedoman pada aturan yang telah ditetapkan alias Standar Operasional Prosedur(SOP).

Sementara itu, tanggapan salah seorang warga pengurus paspor, Haji Aladin mengapresiasi kreasi pihak kantor imigrasi palu dalam memberikan pelayanan maksimal di hari kartini. ” Sudah cukup membantu pelayanannya dan sangat kreatif, ” ungkap Aladin.

Ditempat terpisah Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Kanim Palu, Sunaryo SH mengharapkan agar hari kartini ini bukan hanya menjadi simbolis saja akan tetapi bisa dicontoh bagi para kartini kartini imigrasi palu dalam ketegarannya memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara. “Jadi ini sebagai bentuk penghormatan bagi ibu kita kartini sebagai pahlawan emansipasi wanita.”Jelasnya.

Sementara itu Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Suparman SH MH menjelaskan, bentuk penghormatan kepada jasa ibu Kartini, pihak kantor imigrasi palu berinovasi dalam pelayanan dengan menggunakan busana adat dalam memaksimalkan pelayanan pengurusan paspor. “Kami fokuskan pelayanan dilakukan oleh kartini kartini imigrasi palu, “jelasnya.

Kemudian, untuk lebih memaksimalkan dan membantu warga yang jaraknya jauh dari kantor imigrasi palu atau kondisinya sakit sesuai surat keterangan rumah sakit, pihaknya menggunakan

Pelayanan jemput bolah. “Kita mempunyai mobile unit dikhususnya bagi para pengurus paspor yang sakit atau keberadaan jauh dari jangkauan. “Ungkapnya. (R. NUR)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*