JAKARTA – Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksda TNI Yayan Sofiyan menjamin kenyaman dan keselamatan penumpang kapal laut selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2015-2016.
TNI AL telah mengerahkan puluhan kapal patrolinya disekutar pelabuhan dan perairan di seluruh Indonesia. “Apabila terjadi musibah kapal perang sudah stanbay di pelabuhan tertentu dan personil tenaga kesehatan, ambulan, pemantauan puskodal sudah disiapkan,” ujar Asops Yayan saat hadiri Operasi Patroli Nataru 2025/2026 di terminal penumpang Nusantara Pura Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (25/12).
Yayan meminta masyarakat tidak perlu cemas, TNI AL telah berkolaborasi dengan Ditjen Hubla dan stake holder lainnya akan mengawal penumpang kapal laut mulai dari pelabuhan pemberangkatan sampai akhir pelabuhan tujuan.
Operasi Patroli Nataru 2025/2026 ini katanya sebagai langkah kongrit dari pertemuan sebelumnya antara Pak KSAL dengan Pak Mentri Perhubungan utuk sinerge pengamanan jalur laut.
Salah satu tujuannya akan mengawasi seluruh operator kapal dalam hal kelengkapan administrasi dan AIS (Automatic Identification System) kapal apakah sudah terpenuhi.
Sistem pelacakan otomatis ini akan mengirim dan menerima data vital kapal dari posisi, identitas, kecepatan, arah, dan tujuan secara real-time untuk meningkatkan keselamatan pelayaran, sehingga Puskodal jajaran perhubungan dan TNI AL bisa memantau kapal sehingga kapal yang digunakan aman selama Nataru.
CUACA EKSTRIM
Sementara itu Dirjen Perhunungan Laut Kemenhub Muhammad Mashudmmenambahkan telah mengerahkan 721 kapal untuk mengangkut Nataru tahun ini.
Dirjen menambahkan informasi dari BMKG selama Nataru tahun ini ada anomali cuaca ekstrim sehingga menimbulkan ketakutan di masyarakat, namun dia berharap tidak ada musibah terjadi.
“Kolaborasi operasi ini selain menekan pelanggaran juga untuk meyakinkan ke masyarakat supaya rakyat aman nyaman dan berbahagia dengan keluarga,” ujar dirjen. (dwi)







Komentar