JAKARTA-Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) menggelar rangkaian acara Bulan Bahasa dan Sastra (BBS) tahun 2024 sekaligus memperingati hari Sumpah Pemuda. Salah satu acaranya dengan menggelar Jalah Sehat yang melibatkan seluruh perwakilan dari balai bahasa di daerah.
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Prof. E. Aminudin Aziz, M.A., Ph.D. mengatakan, acara jalan sehat ini diikuti sekitar 400 peserta perwakilan balai bahasa dari 30 propinsi yang berlangsung di Jakarta.
“Kegiatan ini sebagai peluang berinteraksi dan silahturahmi dengan sesama pegawai dan peluang pegawai balai daerah untuk menikmati bulan bahasa di Jakarta,” kata Prof Aminudin didampingi Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Hafidz Muksin S. Sos., M.Si. di sela-sela acara Jalan Sehat di Jakarta, Minggu (27/10).
Menurut Prof. Amirudin, selain jalan sehat, kegiatan juga digelar dalam bentuk berbagai atraksi dan kegiatan lainnya seperti pameran.
“Olahrga dan kegiatan lainnya berguna agar para pegawai tetap sehat dan berkreasi untuk berkerja di badan bahasa,” kata Prof. Amirudin.
Prof. Amirudin menjelaskan, selain dari kalangan internal, kegiatan juga melibatkan unsur eksternal. Kalangan ekternal ini lebih banyak terlibat dalam kegiatan berupa sejumlah lomba seperti sastra dan puisi.
“Agenda bulan bahasa melibatkan lebih banyak kalangan eksternal dengan mengadakan lomba sastra, puisi dari pihak eksternal dan pihak internal tidak boleh ikut,” tuturnya.
Penguatan Program
Prof. Amirudin mengutarakan, melihat misi baru dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang menyoroti pentingnya kedaulatan bahasa dan kelestarian bahasa daerah.
“Program itu juga menjadi bagian yang selama ini dikembangkan dan bedanya saat ini mendapatkan dukungan langsung dari mentri,” ujarnya.
Prof. Amirudin menegaskan, moto badan bahasa yakni Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah dan Kuasai Bahasa Asing.
“Tekad kami menggelorakan program yang sudah ada dan inisitif baru. Salah satunya dengan menyelenggarakan lomba bahasa dan sastra yang melibatkan siswa dan pelajar untuk kreasi dan berpikir Bahasa-sastra,” tutupnya. (*/fs)







Komentar