oleh

BNN Latih 3.400 KIPAN Kemenpora Secara Daring 

POSKOTA.CO–Badan Narkotika Nasional (BNN) melatih Sebanyak 3.400 kader inti pemuda anti narkoba (KIPAN) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dilatih Badan Narkotika Nasional (BNN). Pelatihan secara berlangsung sejak  9 sampai 19 Juni 2021.

Para pemuda ini nantinya akan membantu BNN dalam upaya mencegah para pemuda agar tidak terpedaya dengan narkoba. “Ada 129 jaringan telah kami petakan, sebagian telah terungkap melalui smart power, pengedar sudah semakin canggih. Kita harus lebih modern,” kata Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN, Andjar Dewanto dalam keterangan tertulis, Jumat (18/6/2021).

Data BNN tahun 2019 menurut Andjan,  jumlah prevalensi pengguna narkoba di Indonesia sejumlah 1,80 persen atau sekitar 3,4 juta pengguna. Mereka sebagian besar kelompok usia 15 sampai 28 tahun.

Namun jumlah itu lanjut Andjar merupakan yang terlihat di permukaan. “Kalau didalami lagi, jumlahnya dapat lebih besar lagi. Kita tahu narkoba sangat terselubung, jumlah real nya bisa jadi 5 – 20 kali lipat dari angka prevalensi,” ujarnya.

Diakui Andjar, sistem penegakan hukum belum dapat menimbulkan efek jera bagi para bandar dan pengedar narkotika. Dirinya mengaku sangat miris, banyak bandar dan pengedar yang sudah divonis masih dapat mengendalikan peredaran narkoba dari balik jeruji besi.

Sementara itu, Arifin Majid selaku Asdep Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora mengatakan, melihat para bandar tidak pernah kapol, generasi muda harus dibentengi dengan berbagai pemahaman anti narkoba, agar tidak mudah terpapar. “Pelatihan Kipan yang kami lakukan adalah bentuk ketahanan sosial, agar masyarakat tidak mudah terpapar, karena para pengedar tidak pernah berhenti”, jelas Arifin.

Dijelaskan Arifin, Kemenpora pada tahun 2021 mencanangkan pembentukan 3.400 Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) melalui pelatihan secara virtual yang berlangsung sejak tanggal 9 – 19 Juni 2021. Kegiatan ini  diikuti oleh utusan 34 provinsi.

“Ini tugas kami dalam rangka mendukung upaya mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Indonesia Bersinar) yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi, Pemuda Bersih Narkoba atau Pemuda Bersinar merupakan perwujudan dari program Indonesia Bersinar,” ujarnya.

Sementara Direktur Rehabilitasi BNN Haryanto menambahkan, tren penyalahgunaan narkoba pada sector pelajar dan mahasiswa usia 15 – 28 tahun sejumlah 3,2 persen. Artinya dalam 1.000 pemuda terdapat 32 orang pernah mengkonsumsi narkoba.(Omi/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *