JAKARTA – Warga terdampak kebakaran di kawasan Gang Laler, Jalan Kemayoran Gempol, RW 04 Kebon Kosong, Kemayoran, yang rumahnya dilalap si jago merah pada Selasa (21/1/2025) dinihari, pukul 00.35 WIB.
Terhitung ada sebanyak 543 hunian atau 607 kepala keluarga (KK) dengan jumlah 1.797 jiwa penduduk. Saat ini diungsikan di lokasi penampungan.
Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menerangkan, hunian warga yang terdampak kebakaran meliputi 11 RT di RW 04 Kebon Kosong. “Rumah warga yang terdampak kebakaran di antaranya dari RT 01 hingga RT 011 di RW 04 Kebon Kosong. Saat ini ditampung di halaman Mapolres Jakarta Pusat. Untuk selanjutnya mereka akan dipindahkan ke lokasi pengungsian untuk tinggal sementara,” jelas Arifin.
Lanjut Arifin menerangkan, pihaknya juga menyiapkan posko kesehatan untuk warga terdampak kebakaran, seperti yang membutuhkan pemeriksaan medis. Sedangkan untuk kebutuhan makan, kata Arifin, sudah disiapkan Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Pusat dan PMI Jakarta Pusat serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jakarta.
“Petugas Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakpus juga membantu untuk pelayanan administrasi seperti, KTP, KK, ijazah, dan yang lainnya,” ungkap Arifin.
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo P. Condro menambahkan, bantuan-bantuan yang berasal dari BPBD sudah didistribusikan kepada masyarakat terdampak kebakaran. “Setelah pendinginan kami akan melakukan olah TKP bersama Puslabfor terkait dengan penyebab kebakaran,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi langsung ke lokasi kebakaran.
Sementara, Pusat Krisis Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PK3D) mencatat ada 11 pasien yang ditangani. Selain itu, telah dilakukan berbagai upaya kesehatan dengan menyiagakan tenaga kesehatan dan ambulans, melakukan pelayanan kesehatan 24 jam termasuk petugas puskesmas, dan NGO melakukan pemantauan dan membuat laporan perkembangan kejadian.
Ketua PMI Jakarta Pusat H. Asep Djuanda menambahkan, relawan PMI Jakarta Pusat mendistribusikan makanan siap saji sebanyak 1.800 boks. Mulai bergerak pada pukul 15.00 WIB. “Kami juga membuka pelayanan kesehatan dan kru ambulans dengan delapan perawat di lokasi penampungan termasuk Posko Dapur Umum PMI Jakarta Pusat,” tambah Asep. (*/van)







Komentar