TANGERANG – Selasar Pusat Pemerintahan Kota Tangerang dipenuhi semangat para perempuan, Rabu (17/12/2025), saat Puncak Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 digelar Pemkot Tangerang melalui DP3AP2KB. Wali Kota Sachrudin menegaskan, peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum menghargai peran ibu sebagai madrasah utama dalam keluarga.
“Sejak dari rumah, ibu membentuk karakter anak-anak. Dari sanalah masa depan bangsa dan kota ini mulai dibangun,” ujar Sachrudin.
Ia menyebut, di Kota Tangerang, peran perempuan sangat nyata, tak hanya sebagai pendidik pertama di rumah, tetapi juga aktif di masyarakat melalui PKK, Dharma Wanita, kader kesehatan, keluarga berencana, hingga pelaku UMKM.
Bagi Sachrudin, pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur, tetapi pembangunan manusia dan keluarga yang tangguh. “Nilai disiplin, kepedulian, dan kebersamaan dimulai dari keluarga, dan ibu memegang peran sentral,” katanya.
Menutup sambutannya, Sachrudin mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Ibu sebagai energi bersama membangun keluarga yang kuat dan Kota Tangerang yang maju serta berkelanjutan.
Pesan tersebut dirasakan langsung para peserta. Mailani (42), kader PKK asal Cibodas, mengaku bangga. “Mendengar ibu disebut sebagai madrasah utama rasanya sangat dihargai. Peran kami di rumah ternyata punya arti besar,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Yayah Rohayati (50), pelaku UMKM Batuceper. Menurutnya, peringatan Hari Ibu menjadi penyemangat bagi para ibu yang memikul banyak peran sekaligus. “Acara ini mengingatkan kami bahwa perjuangan ibu sehari-hari itu penting,” ucapnya. (Imam/jo)








Komentar